Tongkat kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Gresik resmi berganti. AKBP Ramadhan Nasution kini menjabat sebagai Kapolres Gresik, menggantikan AKBP Rovan Richard Mahenu. Serah terima jabatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, di Polda Jawa Timur pada Selasa, 13 Januari 2026.
Pergantian pucuk pimpinan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781/B/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. AKBP Rovan Richard Mahenu sendiri telah menjabat sebagai Kapolres Gresik sejak Januari 2025, mengakhiri masa tugasnya yang hampir satu tahun.
Jejak Kepemimpinan AKBP Rovan Richard Mahenu di Gresik
Selama memimpin Polres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu dikenal dengan gaya kepemimpinan yang kuat, tegas, dan berkarakter. Di bawah komandonya, Polres Gresik menorehkan berbagai prestasi, baik dalam penegakan hukum, inovasi pelayanan publik, maupun kedekatan dengan masyarakat.
Di sektor penegakan hukum, sejumlah pengungkapan kasus besar berhasil menarik perhatian publik, bahkan hingga tingkat nasional. Ini termasuk pengungkapan kasus pembunuhan, perampokan dengan kekerasan, serta pembongkaran jaringan narkotika berskala besar. Penanganan cepat kasus pembunuhan pengemudi ojek online Sevi Ayu Claudia dan penangkapan buronan Ahmad Midhol, otak perampokan dan pembunuhan di Gresik, menjadi bukti nyata profesionalisme aparat.
Komitmen dalam pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan juga terlihat dari pengungkapan ratusan gram sabu, ratusan butir pil ekstasi, serta penindakan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api. Langkah tegas terhadap kelompok gangster yang meresahkan masyarakat turut menegaskan keseriusan Polres Gresik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Selain penindakan, AKBP Rovan juga aktif mendorong transformasi pelayanan publik. Salah satu terobosannya adalah program “Lapor Kapolres (LaporCakRoma)”, sebuah kanal pengaduan cepat berbasis WhatsApp. Program ini berhasil memangkas birokrasi dan mempercepat respons kepolisian. Sejak Maret hingga Desember 2025, tercatat 601 laporan masyarakat masuk melalui LaporCakRoma, dengan ratusan di antaranya berhasil ditindaklanjuti.
Di bidang sosial dan kemanusiaan, optimalisasi layanan ambulans gratis menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tercatat membantu 100 kali rujukan medis, termasuk warga Pulau Bawean. AKBP Rovan juga mencatat sejarah sebagai Kapolres pertama yang membuka layanan pembuatan dan perpanjangan SIM langsung di Pulau Bawean, menjawab kebutuhan masyarakat kepulauan yang selama ini terkendala jarak dan akses.
Dengan gaya kepemimpinan yang responsif, tegas, dan humanis, AKBP Rovan aktif membangun sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta komunitas digital. Berbagai penghargaan, mulai dari Pelayanan Prima Kepolisian di bidang Reformasi Birokrasi, apresiasi dari media, hingga kebijakan pemberian reward bagi anggota berprestasi dan masyarakat, menjadi pengakuan atas dedikasi dan kinerjanya. Ia meninggalkan fondasi kepemimpinan yang kokoh, penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang inovatif, serta hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat Gresik.
Profil AKBP Ramadhan Nasution: Pengalaman dan Integritas
AKBP Ramadhan Nasution, perwira menengah Polri kelahiran Bandung, 10 Mei 1986, kini resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Gresik. Ia dikenal sebagai sosok berpengalaman dengan perjalanan karier yang panjang dan konsisten, khususnya di bidang lalu lintas, sumber daya manusia, serta pengawasan internal kepolisian.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2007 ini terus mengembangkan kapasitas akademik dan profesionalnya. Ia menempuh pendidikan magister di Universitas Jayabaya Jakarta dan Universitas Airlangga Surabaya, serta mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-63 Tahun 2023 sebagai bekal kepemimpinan strategis di tingkat kewilayahan.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution menjabat sebagai Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya, posisi yang menuntut integritas tinggi serta ketegasan dalam penegakan disiplin dan kode etik Polri. Ia juga pernah bertugas sebagai Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kasatlantas Polres Madiun, hingga Kapolsek Menganti Polres Gresik, sehingga cukup mengenal karakteristik wilayah dan masyarakat Gresik.
Karier kepolisiannya dimulai dari berbagai penugasan teknis di bidang lalu lintas di Polda Banten dan Polda Jawa Timur, sebelum kemudian dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat polda. Atas dedikasi dan pengabdiannya, ia dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2024.
Dengan latar belakang akademik yang kuat, pengalaman lapangan yang matang, serta pemahaman mendalam terhadap pembinaan internal Polri, AKBP Ramadhan Nasution diharapkan mampu membawa Polres Gresik semakin profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi Polri yang Presisi.

