Astra Group menyalurkan 35 unit ambulans baru untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses medis. Bantuan ini bertujuan agar pasien di daerah terpencil tidak lagi terkendala jarak dan waktu saat menghadapi kondisi darurat.
Penyerahan ambulans dilakukan dalam rangkaian Natal Nasional 2025 pada Senin (5/1) malam, dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajaran Kabinet Merah Putih. Turut hadir Presiden Komisaris Astra Prijono Sugiarto, Direktur Astra Gita Tiffani Boer, serta Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini difokuskan pada dampak langsung bagi warga. “Natal Nasional 2025 dirancang sederhana, tetapi memberi manfaat nyata. Salah satunya penyaluran 35 unit ambulans,” ujarnya.
Sebanyak 35 unit ambulans tersebut didistribusikan ke 11 titik di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Dari jumlah tersebut, sembilan unit ambulans dialokasikan khusus untuk Sumatra Utara dan Sumatra Barat, dua wilayah yang sering menghadapi tantangan geografis dan beban layanan kesehatan yang tinggi.
Seluruh unit yang disalurkan terdiri dari 30 Daihatsu Luxio dan lima Isuzu Traga Bus Euro 4. Kendaraan ini akan digunakan untuk mobilisasi pasien, penanganan kegawatdaruratan, serta mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di daerah.
Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari kelanjutan program kontribusi sosial perusahaan. “Astra melanjutkan komitmen penguatan desa, khususnya layanan kesehatan. Ambulans ini diharapkan mempercepat akses pertolongan medis, baik dalam kondisi harian maupun darurat, serta dapat dimanfaatkan optimal oleh tenaga kesehatan,” kata Djony.
Setiap ambulans dilengkapi dengan peralatan medis standar kegawatdaruratan, mulai dari patient monitor, suction pump, sistem oksigen terpusat, hingga tandu otomatis. Fitur keselamatan seperti lampu LED, sirene, dan alat pemadam api ringan juga disertakan untuk memastikan operasional yang aman di lapangan.
Sebelumnya, pada Desember 2025, Astra bersama Kementerian Kesehatan juga telah melakukan pengecekan dan perbaikan ambulans di 15 titik wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Puluhan unit ambulans berhasil diperbaiki dan diganti suku cadangnya agar layanan rumah sakit dan puskesmas tetap berjalan.
Langkah ini mempertegas peran Astra dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat dan agenda pembangunan berkelanjutan. Di banyak daerah, keberadaan satu unit ambulans seringkali menjadi pembeda krusial antara penanganan cepat dan keterlambatan fatal. Dengan tambahan armada ini, waktu tempuh menuju fasilitas medis diharapkan semakin singkat, dan peluang keselamatan pasien pun meningkat.









