Media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya sebuah potongan video yang memperlihatkan keberadaan tabung whipped cream di dalam kamar apartemen selebgram Karin Novilda, atau yang akrab disapa Awkarin. Unggahan ini mendadak viral, memicu spekulasi di kalangan warganet, terutama setelah isu serupa sempat mencuat pasca meninggalnya sahabat Awkarin, Lula Lahfah.
Video singkat yang tersebar luas di platform TikTok dan Instagram tersebut menampilkan sudut ruangan apartemen Awkarin. Dalam salah satu bingkai, terlihat sebuah tabung berwarna putih-silver yang oleh netizen diidentifikasi sebagai dispenser whipped cream. Temuan ini sontak memicu beragam dugaan, dengan banyak pihak mengaitkan alat tersebut dengan potensi penyalahgunaan zat di kalangan selebritas, mengingat sensitivitas isu yang sebelumnya menyeret nama Reza Arap.
Awkarin Beri Klarifikasi Tegas
Menanggapi keramaian yang terjadi, Awkarin segera memberikan klarifikasi melalui unggahan di Instagram Story pribadinya. Ia secara tegas membantah bahwa barang tersebut digunakan untuk tujuan negatif atau penyalahgunaan zat tertentu. Dalam pernyataannya, Awkarin menuding bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya merupakan upaya dari pihak tertentu atau “buzzer” untuk menggiring opini publik.
“Ohhh buzzer mau ngarahin ke sini? Sorry gue GAK TAKUT. Bukan punya gue dan gak disalahgunain,” tulis Awkarin dalam unggahannya yang dikutip pada Kamis (5/2/2026).
Lebih lanjut, Awkarin menjelaskan asal-usul barang tersebut. Menurut keterangannya, dispenser whipped cream itu merupakan milik mantan kekasihnya yang berprofesi sebagai seorang chef. “Itu dispenser WHIPPED CREAM-nya MANTAN GUE YG MASTER CHEF BUAT BIKIN KUE. Sempak lo semua,” lanjut Awkarin, menunjukkan kekesalannya.
Klarifikasi ini tidak berhenti di situ. Awkarin juga menjelaskan mengapa barang milik sang mantan masih berada di dalam kamarnya. Ia mengungkapkan bahwa ia dan mantan kekasihnya tersebut sempat tinggal bersama dalam satu hunian. “Bloon emang. Terus nanya kenapa di kamar? Ya mana gua tau orang yang beli bukan gua kan dia naro barang-barang dia di rumah gw. Karna kita waktu itu tinggal bareng,” jelasnya.
Awkarin pun menyayangkan sikap beberapa pihak yang terus mengaitkan temuan tersebut dengan isu-isu miring. Ia memilih untuk tetap melanjutkan aktivitasnya dan tidak ingin terlalu ambil pusing dengan komentar negatif. “Dah ya gw mau melanjutkan kehidupan gw bebas deh lu mau ngmg apa. Rehat dulu, kenceng juga leher gue ngurusin lu pa,” tutup Awkarin.
Reaksi Netizen dan Konteks Isu N2O
Reaksi netizen pun beragam menanggapi klarifikasi dan temuan video tersebut. Kolom komentar di berbagai platform media sosial dipenuhi oleh pendapat pro dan kontra dari masyarakat. “Nah kan makin panjang wkwkw,” ujar seorang netizen. “Nmnya jga 1 klmpok,” tulis warganet lainnya. “Nyari pasar lagi di indo turis satu ini,” tambah netizen lain.
Sebelumnya, publik juga sempat dikejutkan dengan temuan tabung serupa di kediaman Reza Arap pasca kematian Lula Lahfah. Isu ini menjadi sensitif karena penggunaan gas dalam tabung whipped cream (N2O) sering kali dikaitkan dengan aktivitas rekreasi yang berbahaya jika disalahgunakan. Gas N2O, atau dinitrogen oksida, dapat menimbulkan efek euforia dan halusinasi jika dihirup, namun berisiko tinggi terhadap kesehatan jika disalahgunakan.

