BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI tengah membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat bagi warga terdampak banjir di Desa Manyang Cut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Pembangunan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dasar masyarakat di tengah kondisi darurat bencana.
Prioritas Sanitasi di Tengah Bencana
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa ketersediaan sanitasi layak menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi darurat bencana. “Penyediaan MCK darurat menjadi prioritas karena menyangkut kesehatan dan kebersihan warga pengungsi,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis pada Minggu (4/1).
Ia menjelaskan, pembangunan MCK darurat di Desa Manyang Cut saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan terus dipercepat agar segera dapat digunakan oleh masyarakat terdampak banjir. “Baznas berupaya memastikan fasilitas ini bisa dimanfaatkan secepat mungkin oleh warga,” ucap Saidah.
Bantuan Kemanusiaan Komprehensif
Selain pembangunan MCK darurat, Saidah mengungkapkan bahwa Baznas RI juga menyalurkan bantuan kemanusiaan lainnya. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji untuk pengungsi, layanan tenaga medis, serta dukungan logistik di lokasi terdampak.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus mencakup aspek kesehatan, logistik, dan pendampingan masyarakat,” katanya.
Untuk mendukung upaya tersebut, Baznas RI turut mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB). Tim ini bertugas membantu distribusi bantuan, pendampingan warga, serta koordinasi dengan pihak terkait di daerah.
“Baznas akan terus memantau perkembangan kondisi banjir dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkas Saidah.
