Samuji (72), seorang pengayuh becak di Tuban, Jawa Timur, tak dapat menyembunyikan rasa haru dan leganya. Setelah puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk mencari nafkah, kini beban fisiknya terangkat berkat bantuan becak listrik. Senyum merekah di wajahnya saat menerima alat transportasi baru tersebut di halaman Pendopo Kridha Manunggal, Kabupaten Tuban, Jumat (2/1).

Harapan Baru di Usia Senja

“Sekarang, tidak perlu mengayuh lagi. Sangat membantu,” ucap Samuji dengan mata berbinar, menggambarkan perubahan besar dalam kesehariannya. Ia adalah satu dari 100 pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Tuban yang menerima bantuan becak listrik.

Bantuan ini disalurkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Program ini dirancang khusus untuk meringankan beban fisik para lansia yang masih aktif bekerja, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan menjaga kesehatan mereka.

Meringankan Beban Fisik dan Menambah Pendapatan

Hambali (61), warga Senori, Tuban, turut merasakan dampak positif dari inisiatif ini. Keterbatasan fisik akibat usia tak lagi menjadi penghalang utama dalam mencari rezeki.

  Dinas Pariwisata NTB Produksi Film Pendek 'Mandalika' untuk Promosi Budaya Sasak dan Festival Bau Nyale

“Alhamdulillah kan umur sondo tuo (sudah agak tua). Yen ora mancal jadi ngentengno, ngeringano beban (kalau tidak mengayuh jadi meringankan beban),” ungkap Hambali dengan logat Jawanya yang kental, penuh rasa syukur.

Ia juga menyampaikan terima kasih tulusnya. “Terima kasih Bapak Prabowo sampun dipun paringi (sudah diberi) becak listrik. Senang sekali, sangat membantu. Semoga Bapak Prabowo selalu sehat, sukses, dan panjang umur,” tambahnya.

Doa dan Optimisme untuk Masa Depan

Nurowi (59) juga tak kalah gembira. Bantuan ini memicu optimisme dan doa tulus dari para penerima manfaat untuk kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Alhamdulillah, senang. Semoga Pak Prabowo sehat selalu. Saged mimpin Indonesia saged maju. Mugi-mugi Pak Prabowo saged dados malih (terpilih kembali),” tutur Nurowi penuh harap.

Sementara itu, Sunaryo (65), yang telah mengabdikan lebih dari tiga dekade hidupnya di atas sadel becak, merasa dihargai. Profesi yang telah ia geluti kini terasa lebih ringan berkat perhatian dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Sekarang dapat bantuan becak listrik dari Pak Prabowo. Senang sekali. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan becak listrik,” pungkas Sunaryo.

50% LikesVS
50% Dislikes