Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem dan banjir rob di 24 daerah di Jawa Tengah pada Senin, 22 Desember 2025. Meskipun gelombang tinggi di perairan utara mulai mereda, air laut pasang atau rob diperkirakan kembali datang pada malam hari, mengancam sejumlah wilayah pesisir.
Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob
Pada pagi hari, cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah berawan dan berawan. Namun, memasuki siang hingga awal malam, hujan ringan hingga sedang diprediksi mengguyur secara merata.
Bahkan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi di 24 daerah. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Solo Raya, Pantura, dan Jawa Tengah bagian barat.
Gelombang tinggi di perairan utara Jawa Tengah mereda dengan ketinggian berkisar 0,5-1,25 meter, sementara di perairan selatan berkisar 1,25-2,5 meter. Namun, fenomena air laut pasang (rob) diperkirakan kembali terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.00-24.00 WIB, dengan ketinggian maksimum 1 meter.
“Waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura sebagai dampak rob,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini.
Dampak di Wilayah Pesisir dan Imbauan untuk Pelayaran
Retna Swasti Karini menambahkan, selain potensi banjir rob di sejumlah daerah Pantura seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati, aktivitas pelayaran juga perlu mewaspadai kondisi perairan.
Khususnya di perairan Pekalongan-Kendal dan Semarang-Demak, ketinggian gelombang masih berpotensi naik hingga 1,25-2,5 meter, yang dapat membahayakan pelayaran.
Peringatan Bencana Hidrometeorologi dan Imbauan Nataru
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, menegaskan bahwa cuaca ekstrem kembali berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada Senin (22/12).
Oleh karena itu, warga diimbau untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.
“Kepada warga sedang melakukan perjalanan atau mengisi liburan Nataru untuk waspada terhadap kondisi cuaca ini, terutama ketika berada di daerah rawan bencana seperti perbukitan ataupun aliran sungai,” kata Noor Jannah Indriyani.
Daftar Daerah Berpotensi Cuaca Ekstrem
Noor Jannah Indriyani merinci 24 daerah di Jawa Tengah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem, tersebar merata di:
- Banyumas
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Wonosobo
- Mungkid
- Boyolali
- Sukoharjo
- Wonogiri
- Karanganyar
- Sragen
- Blora
- Rembang
- Ungaran
- Temanggung
- Kendal
- Batang
- Kajen
- Pemalang
- Brebes
- Magelang
- Salatiga
- Bumiayu
- Majenang
- Ambarawa
Sementara itu, daerah lainnya di Jawa Tengah diperkirakan diguyur hujan ringan hingga sedang. Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam. Suhu udara berkisar 18-32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 60-95 persen.
