Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan banjir rob yang mengancam wilayah pesisir utara Jawa Tengah. Kondisi ini diperkirakan berlangsung sejak Sabtu (27/12) malam hingga Minggu (28/12) dini hari.

Warga di sembilan daerah, khususnya di sepanjang Pantura Jawa Tengah, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak bencana hidrometeorologi. Potensi cuaca ekstrem meliputi hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir.

Selain itu, perairan utara Jawa Tengah juga masih menghadapi ancaman gelombang tinggi berkisar 0,5 hingga 2,5 meter. Fenomena air laut pasang atau rob dengan ketinggian hingga 1 meter juga diperkirakan terjadi, berisiko menimbulkan banjir di sejumlah daerah pesisir.

Ancaman Banjir Rob dan Gelombang Tinggi

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Usman Effendi, pada Sabtu (27/12) petang, menegaskan risiko banjir rob. “Awas air laut pasang dengan ketinggian 1 meter terjadi dini hari mulai pukul 01.00-05.00 WIB, waspadai banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah,” ujarnya.

  Angin Kencang Robohkan Rumah Warga Flores Timur, Istri Selamat dari Reruntuhan

Daerah-daerah yang berpotensi terdampak banjir rob dan gelombang tinggi meliputi Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati. Kondisi ini tidak hanya membahayakan aktivitas pelayaran, tetapi juga mengancam permukiman di wilayah pesisir.

Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah

Senada, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah pada malam hingga dini hari. Masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.

Sembilan daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut adalah Banyumas, Purbalingga, Grobogan, Pati, Pemalang, Slawi, Brebes, Tegal, dan Bumiayu. Sementara itu, sebagian besar wilayah lain di Jawa Tengah diprediksi akan diguyur hujan ringan hingga sedang dengan waktu yang bervariasi.

Noor Jannah Indriyani menambahkan, angin pada umumnya bertiup dari timur ke barat daya dengan kecepatan 3-15 kilometer per jam. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 15-29 derajat Celcius, dengan kelembaban udara antara 65-95 persen.

50% LikesVS
50% Dislikes