Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah ibu kota provinsi di Indonesia akan diguyur hujan ringan pada Kamis, 5 Maret 2026. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah.

Prakirawan BMKG, Alya S, melalui kanal YouTube resmi BMKG, mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar

Untuk wilayah Pulau Sumatera, Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, dan Banda Aceh, diprakirakan berawan tebal. Sementara itu, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Padang, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. “Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Bengkulu dan Pangkal Pinang,” kata Alya.

Beralih ke Pulau Jawa, cuaca diprakirakan hujan ringan di Kota Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Kota Semarang juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Di wilayah Kalimantan, Banjarmasin diprakirakan berawan. Sedangkan Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangkaraya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Untuk Bali dan Nusa Tenggara, Alya mengatakan cuaca diprakirakan hujan ringan di Kota Denpasar dan Kupang. Mataram berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

Pulau Sulawesi diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang di Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, dan Gorontalo. Kota Manado juga berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

Di wilayah Maluku, Kota Ambon akan diselimuti awan tebal, sementara Ternate berpotensi hujan dengan intensitas ringan. Adapun untuk wilayah Papua, hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah mulai dari Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. “Merauke akan diguyur hujan dengan intensitas sedang,” ucap Alya.

Bibit Siklon Tropis 90 S

Alya juga menyampaikan informasi mengenai bibit siklon tropis 90 S yang diprediksi berada di Samudera Hindia barat daya selatan Jawa Timur. Dalam 48-72 jam ke depan, intensitasnya diperkirakan akan menurun kembali menjadi tropical-low. Pertumbuhan bibit siklon ini menjadi siklon tropis berpotensi rendah.

sumber gambar: ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso