SUKABUMI, 23 Desember 2025 – Bencana pergerakan tanah kembali melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyebabkan lima rumah warga dan satu masjid di Kampung Cihurang, Desa Limusnunggal, Kecamatan Bantargadung, mengalami rusak berat. Insiden yang dipicu curah hujan tinggi ini memaksa 15 jiwa penghuni mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Manager Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah dilaporkan terjadi pada Sabtu (20/12) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. “Pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB dilaporkan terjadi pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung, tepatnya di Kampung Cihurang RT 01/07 Desa Limusnunggal,” kata Daeng pada Senin (22/12).

Daeng menjelaskan, bencana hidrometeorologi akibat intensitas hujan tinggi ini telah memicu pergerakan tanah di sejumlah wilayah Sukabumi. Lima rumah yang terdampak parah adalah milik Suhendi, Adung, Mulyadi, Saca, dan Ramli Rohman. Seluruh bangunan tersebut kini dalam kondisi rusak berat dan tidak layak huni.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan tim BPBD Kabupaten Sukabumi masih terus memantau kondisi di lapangan. Kewaspadaan ditingkatkan mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih tinggi akibat curah hujan yang belum mereda. “Upaya penanganan darurat dilakukan dengan mengungsikan sementara warga ke tempat lebih aman karena kondisi rumah mereka mengalami rusak berat,” pungkas Daeng.

50% LikesVS
50% Dislikes
  BSI Serahkan 90 Kunci Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Wujudkan Komitmen Pemulihan