PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) resmi menjalin kerja sama strategis. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Asuransi Kredit dan Asuransi Kredit Program Perumahan (KPP) di Graha Askrindo, Jakarta, pada Selasa (13/1).
Langkah ini menegaskan komitmen BPD Bali dalam memberikan pelayanan terbaik serta pelindungan maksimal bagi nasabah pembiayaan, khususnya melalui produk Asuransi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Asuransi Mikro (Asmik) dari Askrindo. Kerja sama ini juga mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekosistem pembiayaan nasional.
Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menekankan bahwa prioritas utama bank adalah ketenangan finansial nasabah. “Kami senantiasa menempatkan kepentingan nasabah sebagai prioritas. Dengan adanya perlindungan dari Askrindo, nasabah Bank BPD Bali kini lebih terproteksi dari risiko ketidakpastian, baik dalam kepemilikan hunian maupun dalam menjalankan usaha mikro,” jelas Sudharma.
Senada, Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyatakan dukungan penuh terhadap visi BPD Bali dalam memberdayakan masyarakat. Budhi menegaskan bahwa layanan asuransi ini dijalankan dengan prinsip operasional yang efektif dan mudah diakses. “Askrindo berkomitmen mendukung penuh Bank BPD Bali dalam melindungi debiturnya. Kami mengusung konsep SMES—Sederhana, Mudah, Ekonomis, dan Segera—dalam penyediaan produk asuransi ini. Hal ini memastikan bahwa nasabah Bank BPD Bali mendapatkan layanan yang tidak berbelit-belit, premi yang terjangkau, serta respon yang cepat,” tegas Budhi.
Melalui sinergi ini, kedua belah pihak berharap kemitraan dapat terus berkembang, memperkuat ekosistem pembiayaan nasional, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tangguh dan terproteksi bagi seluruh lapisan masyarakat.
