Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat laju inflasi tahunan sebesar 3,01 persen sepanjang tahun 2025. Angka ini, menurut Kepala BPS NTB Wahyudin, masih berada dalam target yang ditetapkan oleh pemerintah.
Wahyudin menjelaskan, inflasi tahun kalender atau year to date di NTB juga tercatat 3,01 persen. Sementara itu, laju inflasi bulanan pada Desember 2025 mencapai 0,72 persen. Pemerintah sendiri menetapkan batas maksimum inflasi tahunan sebesar 3,5 persen dan batas minimum 1,5 persen.
Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Terbesar Inflasi
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memiliki andil paling besar terhadap inflasi NTB sepanjang 2025. Kontribusinya mencapai 1,40 persen dengan laju inflasi sebesar 3,83 persen.
Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi yang sangat tinggi, yakni 17,76 persen. Namun, andilnya terhadap inflasi keseluruhan hanya berjumlah 1,07 persen.
Wahyudin menegaskan, “Walau inflasi sangat tinggi mencapai dua digit, tetapi bobot kelompok perawatan peribadi dan jasa lainnya terbilang kecil. Kelompok dengan bobot terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau.”
Tren Inflasi NTB dalam Satu Dekade Terakhir
Laju inflasi di Nusa Tenggara Barat dalam 10 tahun terakhir menunjukkan variasi yang signifikan. Inflasi tertinggi umumnya terjadi saat periode Ramadan hingga Lebaran, serta perayaan Natal dan Tahun Baru.
Secara spesifik, inflasi tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 6,23 persen. Sebaliknya, inflasi terendah hanya mencapai 0,60 persen, yang terjadi saat pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Inflasi 2025 yang sebesar 3,01 persen ini lebih tinggi dari inflasi sepanjang 2024 yang hanya 1,28 persen.
Meskipun demikian, Wahyudin menekankan bahwa laju inflasi tahun 2025 masih berada dalam rentang yang ditetapkan pemerintah. Ia menjelaskan pentingnya menjaga inflasi dalam batas wajar.
“Inflasi yang terlalu rendah membuat produsen enggan melakukan produksi, sedangkan inflasi yang terlalu tinggi mempengaruhi daya beli masyarakat,” pungkasnya.









