Lombok Timur, NTB – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Haerul Warisin, meninjau langsung kondisi jembatan penghubung antar desa yang roboh di Kecamatan Masbagik pada Selasa, 13 Januari 2026. Kerusakan jembatan ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak awal tahun 2026.

Dalam kunjungannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan pentingnya jembatan tersebut bagi mobilitas warga. Jembatan ini merupakan akses vital masyarakat, terutama bagi aktivitas pendidikan dan perekonomian warga di wilayah Masbagik dan Pringgasela,” ujarnya di Lombok Timur.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk segera membangun kembali jembatan agar akses masyarakat dapat pulih secepatnya. Anggaran sebesar Rp1 miliar telah disiapkan guna memastikan konstruksi yang aman dan tahan lama. “Kami anggarkan Rp1 miliar untuk pembangunan jembatan yang rusak ini,” kata Haerul Warisin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Lalu Muliadi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan arahan bupati. Ia menyoroti kepadatan lalu lintas di sekitar jembatan, terutama oleh pelajar, yang menjadikan penanganan cepat sebagai prioritas utama. “Sehingga penanganan cepat menjadi prioritas utama. Harus segera dibangun, tanpa berlarut larut,” ucap Lalu Muliadi.

  Demi Keselamatan Anak Mengaji, Ibu-Ibu Wali Santri di Lombok Timur Rela Swadaya Perbaiki Jalan

Lalu Muliadi menambahkan, BPBD akan segera berkoordinasi dengan instansi teknis terkait untuk menyiapkan spesifikasi dan gambar teknis jembatan. Diharapkan, proses pembangunan dapat dimulai dalam satu hingga dua hari ke depan agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan akses transportasi.

Sebagai langkah awal, jembatan darurat telah berhasil dibangun melalui upaya gotong royong antara pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat. Langkah cepat ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati dan disambut positif oleh warga.

Rencana pembangunan jembatan permanen nantinya akan memperpanjang bentang dari sekitar 6 meter menjadi kurang lebih 9 meter. Selain itu, akan dilakukan pembersihan sedimentasi sungai serta pembangunan tanggul di sisi kiri dan kanan untuk pengamanan tebing dan kelancaran aliran air.

50% LikesVS
50% Dislikes