Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, aman dan terpenuhi selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Jaminan ini disampaikan langsung oleh Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyusul masa panen raya di dua kecamatan sentra produksi beras.

Bupati Rizal menjelaskan bahwa Kecamatan Tanambulava dan Gumbasa pada bulan ini memasuki masa panen raya yang mencapai 2 ribu hektare. “Insyaallah stok pangan seperti beras di Kabupaten Sigi saya bisa jamin aman khususnya untuk beras karena Kecamatan Tanambulava dan Gumbasa bulan ini memasuki masa panen raya mencapai 2 ribu hektare,” ujar Rizal saat ditemui di Sidondo II, Sigi, Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan perhitungan produktivitas lahan di kedua wilayah tersebut, diperkirakan dapat menghasilkan 10 ribu ton beras. Angka ini dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal. “Tentunya dengan angka 10 ribu ton beras itu bisa menjamin stok pangan di Sigi terpenuhi dan aman,” tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, Bupati Rizal telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera mendata dan memantau hasil panen raya. Hasil panen tersebut akan diprioritaskan untuk kebutuhan internal daerah. “Nantinya hasil panen itu kami tahan terlebih dahulu untuk keperluan dalam daerah, jadi kita penuhi dulu kebutuhan di Kabupaten Sigi dan selanjutnya dilepas untuk wilayah Kota Palu dan sekitarnya agar tidak terjadi inflasi,” jelasnya.

  Bupati Sigi Desak Percepatan Pemerataan Listrik, Puluhan Desa di Wilayah Terpencil Belum Teraliri

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sigi juga aktif memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok lainnya melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar murah. “Jadi harga-harga bahan pangan di pasaran ini rutin kami pantau setiap pekannya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),” kata Rizal.

Rizal menambahkan, pihaknya siap menambah program GPM dan operasi pasar murah selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah untuk membantu masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bertindak cepat jika terjadi lonjakan harga. “Apabila harga pangan di pasaran selama Ramadhan terjadi kenaikan signifikan maka ada langkah-langkah strategis pemerintah daerah dalam pengendalian harga tersebut,” pungkasnya.

Adapun harga pangan di Kabupaten Sigi menjelang Ramadhan per Selasa (17/2/2026) tercatat sebagai berikut: beras medium Rp13.500 per kilogram, bawang merah dan putih Rp40 ribu per kg, cabai rawit merah Rp50 ribu per kg, cabai keriting Rp28 ribu per kg, telur ayam Rp56 ribu per rak, gula Rp18 ribu per kg, daging sapi Rp130 ribu per kg, dan daging ayam Rp34 ribu per kg.

50% LikesVS
50% Dislikes