Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat sebanyak 102 pohon tumbang sepanjang Januari 2026. Peristiwa ini terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Selatan, ditandai dengan hujan lebat dan angin kencang.
Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, pada Minggu (8/2/2026), mengungkapkan bahwa seluruh insiden pohon tumbang dan genangan air telah ditangani. “Akibat cuaca buruk, banyak pohon tumbang dan genangan terjadi. Semua sudah diatasi dan kami pun selalu mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati,” ujar Helmy.
Angka 102 pohon tumbang tersebut menunjukkan tingginya risiko yang ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat upaya mitigasi dan penanganan cepat di lapangan. Kondisi ini juga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait keselamatan warga dan pengguna jalan, sehingga permintaan untuk penebangan atau pemangkasan pohon di permukiman dan ruas jalan semakin meningkat.
Prosedur Penanganan Pohon Tumbang dan Pemangkasan
Helmy menjelaskan bahwa penanganan pohon di tengah permukiman warga tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Setiap tindakan penebangan atau pemangkasan harus melalui kajian teknis yang matang serta pengawasan ketat guna mencegah munculnya risiko bencana baru.
“Proses ini mempertimbangkan berbagai aspek keselamatan, mulai dari arah rebahan batang pohon, keberadaan kabel listrik dan jaringan internet, hingga potensi kerusakan bangunan di sekitarnya,” kata Helmy.
Lebih lanjut, pemangkasan pohon wajib diawali dengan survei lapangan dan supervisi teknis oleh petugas berwenang. Langkah ini krusial agar penanganan dilakukan secara aman, terukur, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, seluruh rencana pembersihan atau penanganan pohon besar harus mengikuti prosedur administrasi resmi melalui DLH Kota Makassar.
Selain penanganan pohon tumbang, DLH Makassar juga menindaklanjuti laporan warga terkait pemangkasan pohon. Tercatat sebanyak 296 pohon telah dipangkas atas laporan warga, sementara penebangan pohon dilakukan di 56 titik lokasi berbeda.
