Sebanyak 14 penerbangan dengan tujuan Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, terpaksa dialihkan pendaratannya (divert) ke sejumlah bandara alternatif pada Minggu (4/1) sore. Pengalihan ini disebabkan oleh kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa belasan penerbangan tersebut dialihkan ke empat bandara di luar Jawa Timur. Bandara-bandara alternatif yang digunakan meliputi Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS), Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG), Bandara Internasional Lombok (LOP), dan Yogyakarta International Airport (YIA).
Meskipun terjadi pengalihan, Tohir memastikan bahwa operasional Bandara Internasional Juanda secara umum tetap terkendali. “Saat ini fasilitas runway, apron, dan terminal masih beroperasi normal. Tim operasional bandara terus berkoordinasi secara intensif dengan AirNav Indonesia, BMKG, serta maskapai penerbangan untuk memantau perkembangan cuaca dan memastikan kelancaran layanan,” ujar Tohir dalam keterangannya.
Pihak Bandara Internasional Juanda bersama maskapai penerbangan juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan. Ini termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
