Sejumlah peristiwa penting dan menarik menjadi sorotan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, 30 Desember 2025. Dinamika cuaca yang semakin sulit ditebak, penurunan harga emas dari jenama UBS dan Galeri24, hingga geliat ekonomi desa di Dompu berkat budidaya tebu menjadi topik utama yang menarik perhatian publik.
Cuaca Tak Berpola Uji Kesiapan NTB
Kondisi cuaca di NTB menunjukkan perubahan signifikan yang kian sulit diprediksi. Pola hujan yang berubah cepat, peningkatan kekuatan angin di luar kebiasaan, serta gelombang laut yang meninggi pada periode yang seharusnya stabil, menandai pergeseran serius dalam dinamika atmosfer. Fenomena ini tidak lagi dapat dianalisis dengan pendekatan lama.
Dalam beberapa bulan terakhir, cuaca di NTB memang bergerak di luar kebiasaan. Hujan kerap turun tiba-tiba setelah pagi yang cerah, angin menguat di luar musimnya, dan gelombang laut meninggi saat kalender menunjukkan kondisi tenang. Rangkaian peristiwa ini bukan sekadar anomali sesaat, melainkan sinyal dari dinamika atmosfer yang kian kompleks, dipicu oleh kemunculan beruntun bibit siklon tropis di perairan selatan wilayah ini.
Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Turun
Di sektor ekonomi, harga emas batangan dari jenama UBS dan Galeri24 kompak mengalami penurunan pada Selasa, 30 Desember 2025. Berdasarkan laman resmi Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 turun sebesar Rp9.000, dari semula Rp2.627.000 menjadi Rp2.618.000 per gram.
Penurunan serupa juga dialami emas UBS, yang turun sebesar Rp11.000. Harga emas UBS kini berada di angka Rp2.673.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.684.000 per gram.
Bale Mentaram, Ikon Baru Kebanggaan Warga Mataram
Kota Mataram kini memiliki ikon baru berupa gedung pemerintahan yang diberi nama “Bale Mentaram”. Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, menyatakan bahwa gedung ini diproyeksikan menjadi simbol kebanggaan baru bagi warga kota.
“Gedung itu, lebih dari sekadar bangunan fisik, karena Bale Mentaram diharapkan hadir sebagai simbol kantor Pemerintahan yang representatif, terintegrasi, dan mampu memperkuat layanan administrasi publik sekaligus mempercepat akselerasi pembangunan daerah,” kata H Mohan Roliskana di Mataram, Selasa.
Budidaya Tebu Ubah Wajah Desa di Dompu, Ekonomi Kian Menggeliat
Perkembangan positif juga terlihat di Kabupaten Dompu, NTB, khususnya di Kecamatan Pekat. Budidaya tebu mulai mengubah wajah sejumlah desa seiring beroperasinya pabrik gula PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS). Tanaman tebu yang sebelumnya kurang diminati, kini bertransformasi menjadi komoditas unggulan yang signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan menciptakan geliat baru di sektor pertanian lokal.
