Kontroversi seputar meninggalnya selebgram Lula Lahfah belum juga mereda. Kini, perdebatan baru muncul setelah salah satu sahabat dekatnya, Risya Brabo, mengungkap sebagian isi buku diary pribadi Lula yang ditulisnya menjelang kepergiannya.

Dua halaman diary yang tersebar, bertanggal 23 dan 24 Desember 2025, berisi catatan syukur Lula. Namun, satu kalimat khususnya menjadi magnet perhatian sekaligus perdebatan di kalangan warganet: “I’m grateful my boyfriend still wants to talk to me.”

Penggunaan kata “still” (masih) dalam kalimat tersebut langsung memicu analisis warganet. Banyak yang menduga kuat kalimat itu mengindikasikan adanya masalah atau ketegangan dalam hubungan Lula dengan kekasihnya, Reza Arap. Seorang netizen menulis, “Ada kata still yang kemungkinan besar memang ada problem di hubungan mereka tapi Arap masih mau ngomong pas lagi marahan gitu ya maksudnya.”

Risya Brabo, yang namanya disebut Lula sebagai sosok yang menenangkannya, belum memberikan konteks lengkap mengapa bagian diary yang sangat privat itu diungkap ke publik. Namun, aksinya langsung mendapat reaksi dari sahabat Lula lainnya, Awkarin.

  Kamboja Bongkar Kantor Bareskrim Polri Palsu, 2.887 WNI Diduga Terlibat Jaringan Penipuan

Awkarin langsung menulis komentar bernada sindiran di media sosialnya, menyoroti kalimat tersebut dengan nada yang menusuk. “Pasti sedih bgt ya hari-hari terakhir Lula boyfriendnya malah gamau ngobrol sama Lula,” tulis Awkarin.

Unggahan ini kembali membelah netizen. Di satu sisi, banyak yang mempertanyakan etika membocorkan isi diary yang seharusnya privat. “Buku diary bukannya sifatnya privat?? Itu yg posting udah minta ijin n diijinin belum.. yukk doain aja yg baik2.. kasian lho almh,” protes seorang warganet.

Di sisi lain, ada pula yang membela langkah Risya dan Awkarin. Sebagian netizen berpendapat bahwa para sahabat Lula mungkin merasa terdorong untuk ‘buka suara’ karena sebelumnya mereka justru menjadi sasaran bullying dari publik yang membela Reza Arap dan menuduh mereka tidak hadir di saat-saat terakhir Lula. “Gua yakin si klo netizen awalnya gk ngoceh” Soal sahabat nya lula sahabatnya jga bakal diem aja, tpi krna netizen yg goreng dluan mknya sahabatnya pda buka suara,” kata netizen lain, menilai aksi para sahabat tersebut sebagai bentuk klarifikasi atau pembelaan diri di tengah tekanan opini publik.

50% LikesVS
50% Dislikes