Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram memastikan seluruh fasilitas kesehatan primer, khususnya Puskesmas, akan beroperasi selama 24 jam penuh sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai potensi insiden dan menjamin kelancaran perayaan Nataru bagi masyarakat.
Kepala Dinkes Kota Mataram, Emirald Isfihan, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai unsur terkait untuk menyiagakan tim medis. “Dalam momen Nataru ini, kami berkolaborasi dengan segala unsur untuk sama-sama menyiagakan tim kami. Selain siaga di puskesmas masing-masing, tim kesehatan juga akan standby (di titik-titik rawan) ada dua orang tim medis dan satu driver, yang akan standby,” kata Emirald pada Senin (22/12/2025).
Selain Puskesmas, Emirald juga menegaskan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) di belasan Puskesmas se-Kota Mataram akan beroperasi 24 jam non-stop. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal. “Dokter juga akan standby 24 jam di IGD, persalinan juga siaga 24 jam. Kalau poli sesuai dengan jam pelayanan, kalau libur, akan kita alihkan (dokter-dokternya) ke IGD,” tambahnya.
Emirald turut memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh fasilitas kesehatan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama periode Nataru. Pengaturan jam kerja tenaga medis akan dilakukan melalui sistem sif, bukan lembur, guna menjaga pelayanan tetap maksimal. “Obat-obatan siap. (Dokter) nggak lembur, nanti ada shift-shift-an,” terangnya.
Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Kota Mataram bersama para pemangku kepentingan terkait juga telah membangun posko keamanan menjelang Nataru. Posko-posko ini didirikan di empat titik yang diidentifikasi rawan kemacetan, meliputi Pos Terpadu di Lombok Epicentrum Mall, serta pos pelayanan di Karang Jangkong, Terminal Mandalika, dan Kebon Roek.









