Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya secara intensif melakukan pemeriksaan kelayakan atau ramp check terhadap bus angkutan umum di Terminal Tambak Oso Wilangun. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengungkapkan bahwa kegiatan pengawasan ini telah berlangsung sejak sekitar satu minggu terakhir dan akan terus berlanjut sepanjang periode angkutan Lebaran. “Ramp check kami lakukan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi layak jalan. Pemeriksaan mencakup berbagai komponen penting kendaraan yang berkaitan dengan keselamatan penumpang,” ujar Trio pada Sabtu (14/3/2026).

Pemeriksaan Menyeluruh untuk Keselamatan

Pemeriksaan yang dilakukan petugas meliputi berbagai aspek teknis kendaraan. Di antaranya adalah ketebalan ban, fungsi lampu utama dan lampu sein, serta kondisi wiper. Tidak hanya itu, kelengkapan perlengkapan keselamatan di dalam bus juga menjadi fokus utama.

Salah satu perlengkapan vital yang mendapat perhatian khusus adalah martil pemecah kaca. Setiap bus diwajibkan memiliki minimal enam martil yang ditempatkan di titik-titik strategis agar mudah dijangkau oleh penumpang dalam situasi darurat. “Peralatan ini penting untuk kondisi darurat. Misalnya jika terjadi kebakaran atau situasi yang mengharuskan penumpang segera keluar dari kendaraan,” jelas Trio.

Selain mengawasi armada angkutan umum, Dishub Surabaya juga mengimbau masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, untuk memastikan kondisi kendaraannya dalam keadaan prima. Trio Wahyu Bowo menekankan pentingnya perawatan kendaraan secara berkala demi perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman. “Bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, kami sarankan untuk melakukan servis kendaraan terlebih dahulu sebelum berangkat,” pungkasnya.