Influencer kesehatan dan gaya hidup, dr. Tirta, meluapkan kekesalannya terhadap pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Mohan Hazian terkait dugaan pelecehan seksual. Pernyataan tersebut, yang menggantikan janji konferensi pers, dinilai dr. Tirta mengandung kontradiksi.

Sebelumnya, jagat media sosial X diramaikan oleh unggahan akun @aarummanis yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh sosok ‘M’, yang kemudian dikaitkan dengan Mohan Hazian, pemilik merek fesyen lokal. Tuduhan ini memicu desakan publik agar Mohan memberikan klarifikasi.

Pada Senin, 9 Februari 2026 malam, Mohan Hazian sempat muncul dalam rekaman video, berjanji akan menggelar konferensi pers keesokan harinya untuk menjawab tuduhan tersebut. Namun, pada Selasa, 10 Februari 2026, ia membatalkan konferensi pers dan memilih merilis pernyataan tertulis.

Dr. Tirta Soroti Kontradiksi dalam Pernyataan Mohan Hazian

Pembatalan konferensi pers dan penggantiannya dengan pernyataan tertulis membuat dr. Tirta tidak puas. Melalui akun X-nya, dr. Tirta menyoroti beberapa poin yang dianggapnya saling bertentangan.

“Dari pernyataan tertulis yg doi buat jujur beberapa pernyataan nya “terkesan” kontradiktif satu sama lain,” tulis dr. Tirta.

  Rima Idris Debat Sengit dengan Akun Gosip Usai Unggah Foto Bareng Inara Rusli

Ia secara khusus menyoroti pengakuan “khilaf” dari Mohan Hazian yang tidak diperjelas konteksnya. Di satu sisi, Mohan mengaku khilaf, namun di sisi lain ia membantah melakukan perkosaan.

“Pernyataan khilaf ini yg harus diperjelas. Berarti “mengaku ada dan khilaf” atau gmana,” lanjut dr. Tirta, mempertanyakan maksud sebenarnya dari pengakuan tersebut.

Selain itu, dr. Tirta juga menyayangkan sikap sejumlah pemilik merek lokal yang berada dalam lingkaran pertemanan dan bisnis Mohan Hazian. Menurutnya, banyak yang memilih untuk tidak menyatakan sikap secara terang-terangan.

“Batal konferensi pers live dan ganti pernyataan tertulis. Dari beberapa circle brand lokal, hanya beberapa yg terang-terangan speakup. Sisanya diem alias netral,” ungkapnya.

Dr. Tirta khawatir insiden ini akan berdampak negatif pada industri fesyen streetwear lokal ke depannya.

“Hal yang terjadi di mohan ini membuat scene industri streetwear fasyun lokal ke depannya potensi menjadi ga nyaman,” tutup dr. Tirta.

50% LikesVS
50% Dislikes