Empat orang meninggal dunia dalam dua insiden kecelakaan lalu lintas terpisah di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari, 1 Januari 2026. Kecelakaan tragis ini terjadi usai perayaan malam pergantian tahun.

Dua Korban Tewas di Kendal

Kecelakaan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Raya Montongsari, Desa Weleri, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal. Insiden melibatkan tabrakan adu banteng antara dua sepeda motor, masing-masing bernomor polisi H-4174-GM dan satu sepeda motor matik tanpa pelat nomor.

Dua pengendara tewas di lokasi kejadian. Korban diidentifikasi sebagai Akhmad Rokhis (22), warga Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, dan Liyanto (38), warga Desa Kedungsari, Kecamatan Ringinarum, Kendal.

Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Kendal, Ipda M Heru Ardiantoro, menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara. “Korban baru pulang dari perayaan tahun baru. Diduga kurang konsentrasi sehingga terjadi tabrakan,” ujar Heru.

Heru menjelaskan, Akhmad Rokhis melaju dari arah Weleri menuju Kendal, sementara Liyanto datang dari arah berlawanan. Kedua kendaraan bertabrakan keras hingga terpental dan mengalami kerusakan parah.

  KAI Logistik Sukses Kirim Alat Berat MTT 35 Ton dari Cirebon ke Kuala Tanjung, Dukung Perawatan Jalur Kereta

Dua Pemuda Tewas di Pekalongan

Berselang satu jam kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB, kecelakaan kedua merenggut dua nyawa di Jalan Raya Wangandowo–Sumurjomblangbogo, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Dua pemuda ditemukan meninggal dunia di bebatuan tepi jalan dengan luka parah.

Korban diketahui bernama Eko Budi Santoso (28) dan Qodar Khairul (27), keduanya warga Desa Jagung, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Di sekitar lokasi, ditemukan sepeda motor matik bernomor polisi E 2132 OE dalam kondisi rusak berat.

Kepala Unit Satlantas Polres Pekalongan, Iptu Ambar Ady Widyantara, menyatakan korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit. “Diduga kecelakaan tunggal saat korban hendak pulang ke rumah usai merayakan malam pergantian tahun,” kata Ambar.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan tidak ada bekas pengereman di lokasi kejadian. “Di sekitar TKP hanya ditemukan pecahan bodi motor dan batang pohon yang terkelupas akibat benturan keras,” tambahnya.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kedua kecelakaan tragis tersebut.

50% LikesVS
50% Dislikes