Enam jenazah korban banjir bandang yang hingga kini belum teridentifikasi dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kampuang Baru, Agam, Sumatra Barat, pada Rabu (7/1/2026). Prosesi pemakaman berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir dari negara dan masyarakat.

Prosesi Pemakaman Penuh Khidmat

Sebelum dimakamkan, salat jenazah dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatra Barat Irjen Gatot Tri Suryanta. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Agam Benni Warlis, Ketua DPRD Agam Ilham, unsur Forkopimda, jajaran OPD, personel TNI–Polri, serta masyarakat setempat.

Keenam jenazah tersebut merupakan korban bencana hidrometeorologi yang belum berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Meskipun tanpa identitas, seluruh proses pemulasaraan tetap dilakukan secara profesional, humanis, serta sesuai kaidah syariat dan nilai kemanusiaan.

Setelah disalatkan, jenazah diberangkatkan secara beriringan menuju TPU Sungai Jariang. Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi. “Alhamdulillah, kita telah selesai mengantarkan dan memakamkan saudara-saudari kita ke peristirahatan terakhir. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

  Bupati Agam: "Jembatan Bailey Segera Dipasang untuk Pulihkan Akses Warga Terdampak Banjir"

Sementara itu, Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan komitmen negara dalam penanganan korban bencana. “Mulai dari proses evakuasi, identifikasi hingga pemakaman, semuanya dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Agam bersama Polri, TNI, tenaga kesehatan, dan relawan terus bersinergi dalam upaya pencarian dan identifikasi korban. Mereka juga memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga yang terdampak bencana.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas, dan mempercayakan seluruh proses kepada petugas di lapangan. Kapolda Sumbar juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan para korban. “Mari kita doakan para korban agar diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.

50% LikesVS
50% Dislikes