SIDOARJO – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program nasional swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Panen raya yang seharusnya dilaksanakan tahun lalu ini sempat tertunda akibat bencana alam di Sumatra dan Aceh. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H Dipura, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, serta Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing.
Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing menjelaskan bahwa panen raya jagung ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur, dengan Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu lokasi utama. “Pada hari ini dilaksanakan panen raya jagung di seluruh Jawa Timur. Bapak Kapolda melaksanakan panen raya di wilayah Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin. Untuk di lokasi ini, panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih dua hektare,” ujar Tobing pada Kamis (8/1/2026).
Hasil panen di Desa Kedensari diperkirakan mencapai enam ton. Sebelumnya, Sidoarjo juga telah melakukan panen jagung di atas lahan seluas tiga hektare dengan hasil delapan ton.
Tobing menambahkan, kegiatan panen ini melibatkan seluruh kelompok petani setempat, menandakan kolaborasi erat antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. “Pelaksanaannya melibatkan seluruh kelompok petani di wilayah Kedensari. Setelah panen, kami akan berkoordinasi dengan Bulog agar hasil jagung ini dapat ditampung dan selanjutnya dikelola serta didistribusikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran terkait berkomitmen untuk terus mendampingi para petani jagung. Upaya ini mencakup dorongan penambahan luas lahan tanam dan peningkatan produktivitas hasil panen. “Ke depan, kami akan terus menambah jumlah area tanam, termasuk memanfaatkan lahan-lahan yang memungkinkan untuk ditanami jagung. Harapannya, hasil panen semakin meningkat sesuai dengan program Presiden RI dalam rangka swasembada pangan,” kata Tobing.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan terhadap program swasembada pangan jagung di Kabupaten Sidoarjo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan instansi terkait atas dukungan dan kerja samanya. Kolaborasi ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, di wilayah Sidoarjo,” pungkas Tobing.
