Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi memberangkatkan truk Program Etalase Pengendali Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile dari Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis, 26 Februari 2026. Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayah Jawa Timur.

Pemberangkatan simbolis menuju Kabupaten Bangkalan tersebut dilakukan oleh Gubernur Khofifah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim. Prosesi pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi.

“Truk EPIK ini Insya Allah akan beroperasi di 15 kabupaten/kota. Mari kita berangkatkan truk yang hari ini akan ke Bangkalan dengan mengucapkan basmalah. Mudah-mudahan diberikan kemudahan dan membawa manfaat barokah,” ujar Gubernur Khofifah saat melepas armada.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Perluasan dan Percepatan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan instansi vertikal, bupati/wali kota dari 38 daerah, serta perwakilan pelaku usaha.

Tema yang diangkat dalam High Level Meeting adalah “Menjaga Stabilitas Harga dan Optimalisasi Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah Menuju Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Masyarakat.”

Truk EPIK Mobile membawa sejumlah komoditas pangan strategis untuk didistribusikan. Di antaranya adalah beras medium SPHP sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR sebanyak 2 ton, minyak goreng sebanyak 100 karton, dan gula pasir sebanyak 1 ton.

“EPIK ini program perwujudan integrasi pengendalian inflasi Jawa Timur dan bentuk implementasi dari strategi keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K) TPID,” jelas Gubernur Khofifah dalam arahannya pada High Level Meeting tersebut.

Ia menambahkan, “Alhamdulillah, EPIK Mobile ini akan menjangkau berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Ke depan, insya Allah akan terus kita kembangkan ke semua kabupaten/kota agar pasokan terdistribusi dengan baik dan inflasi tetap terjaga.”

Di akhir kesempatan, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II TPID dan TP2DD Provinsi Jatim. Apresiasi ini diberikan atas kontribusi BI Jatim yang menghibahkan kendaraan untuk pengendalian inflasi pada tahun sebelumnya, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemberangkatan truk EPIK Mobile ini.

“Maka ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi, stabilisasi harga, juga pengendalian inflasi adalah tugas kita bersama. Tidak mungkin kita bisa menjaga ketahanan pangan kita tanpa sinergitas. Jadi, saya berterima kasih termasuk kepada BI yang sudah berkontribusi untuk pengendalian inflasi bersama kami,” pungkas Khofifah.