Harga komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, kembali melonjak menjadi Rp80 ribu per kilogram (kg) sejak dua hari terakhir, Jumat (19/12/2025). Kenaikan ini terjadi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2026), bersamaan dengan lonjakan harga sejumlah bahan pokok lain di Kota Bengkulu.

Ujang (51), salah satu pedagang cabai di Pasar Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur, mengungkapkan bahwa harga cabai mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu per kg. “Sudah dua hari harga komoditas cabai naik lagi meskipun stok cabai normal,” kata Ujang. Ia menambahkan, meskipun stok cabai normal, harga yang tinggi membuat jumlah pembeli sepi.

Kenaikan Harga Komoditas Lain Jelang Nataru

Selain cabai, harga daging ayam potong di sejumlah pasar di Kota Bengkulu juga terpantau naik signifikan. Harga daging ayam kini mencapai Rp43 ribu per kg, dari harga normal sekitar Rp38 ribu per kg.

Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami lonjakan. Satu karpet telur yang berisi 30 butir kini dibanderol Rp60 ribu, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp52 ribu per karpet.

  Presiden Prabowo Serahkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Percepatan Pemulihan di Nagari Salareh Aia Agam

Tak hanya itu, bawang merah juga menunjukkan tren kenaikan harga. Komoditas ini kini dijual Rp52 ribu per kg, dari harga sebelumnya sekitar Rp50 ribu per kg.

50% LikesVS
50% Dislikes