PT HK Realtindo (HKR) memperkuat layanan operasional di seluruh Rest Area yang dikelolanya di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), memastikan Rest Area berfungsi optimal sebagai penyangga keselamatan dan ruang istirahat yang aman bagi pengguna jalan.
Penguatan layanan ini difokuskan pada lima ruas tol strategis yang diproyeksikan mengalami peningkatan trafik signifikan. Ruas-ruas tersebut meliputi Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (TERPEKA), Indralaya–Prabumulih (INPRABU), Pekanbaru–Dumai (PERMAI), Indrapura–Kisaran (INKIS), serta Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (KUTEPAT).
Kesiapan Hadapi Lonjakan Trafik
Direktur Bisnis dan Teknik PT HK Realtindo, M. Reza Arisandy, menyatakan kesiapan Rest Area menjadi faktor krusial dalam menjaga keselamatan perjalanan selama Nataru. “Seiring meningkatnya intensitas penggunaan Rest Area, HKR memperkuat layanan secara menyeluruh. Dengan penambahan personel dan pengaturan trafik yang ketat, kami ingin memastikan Rest Area bukan sekadar tempat singgah, tapi ruang istirahat yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujarnya pada Rabu (24/12).
Hingga 22 Desember 2025, trafik kendaraan harian kumulatif di ruas-ruas tersebut mencapai 127.201 kendaraan, menunjukkan kenaikan sebesar 43,09% dibandingkan trafik normal. Lonjakan ini berdampak langsung pada tingkat okupansi Rest Area yang rata-rata mengalami kenaikan pengunjung hingga 50-60% pada jam-jam puncak perjalanan. HKR memprediksi arus kendaraan pada periode Nataru 2025/2026 akan lebih menyebar namun tetap konsisten tinggi.
Pemerintah, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Hubdat, Dirjen Bina Marga, dan Korlantas Polri, telah memperpanjang periode penjagaan lalu lintas masa Nataru, termasuk di JTTS Ruas Tol TERPEKA, sebagai respons terhadap prediksi lonjakan ini.
Layanan Prima 24 Jam Penuh
Menanggapi situasi tersebut, HKR menerapkan pengaturan lalu lintas internal secara ketat, mencakup pengelolaan arus masuk-keluar, penataan parkir, serta pengawasan intensif. Untuk mendukung kelancaran operasional di atas total luasan Rest Area kelolaan yang mencapai lebih dari 80 hektar di sepanjang koridor JTTS, HKR menyiagakan total 62 personel tambahan sementara sepanjang Nataru, khususnya petugas lapangan, keamanan, dan kebersihan.
HKR memastikan seluruh Rest Area beroperasi dengan layanan utama 24 jam. Fasilitas tersebut meliputi SPBU, SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), toilet, musala/masjid, area makan, dan fasilitas istirahat pengemudi. Selain itu, disiagakan pula layanan bengkel ringan, derek, serta layanan kesehatan dan pertolongan pertama untuk mengantisipasi kondisi darurat selama perjalanan.
Dari sisi kebersihan dan keamanan, HKR meningkatkan frekuensi pembersihan fasilitas publik berintensitas tinggi dan memperkuat pengamanan melalui penempatan petugas di titik strategis, optimalisasi CCTV, serta koordinasi intensif antarpetugas guna memastikan respons cepat terhadap situasi darurat.
Guna mendukung ekonomi lokal, HKR juga mengoptimalkan area kuliner Rest Area dengan melibatkan pelaku UMKM lokal, memberikan pilihan kuliner yang beragam dan higienis bagi pengguna jalan. Fasilitas pendukung seperti taman bermain anak turut disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan yang bepergian bersama keluarga.
Selain layanan fisik, HKR secara aktif menyampaikan imbauan keselamatan berkendara, mengajak pengemudi untuk beristirahat cukup dan tidak memaksakan perjalanan demi menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Melalui penguatan layanan bertema #MelayaniSepenuhHati, HKR menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Rest Area yang tertib, bersih, aman, dan berorientasi pada keselamatan, guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di JTTS.
