MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat kesiapan operasional jelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, memimpin langsung pemantauan di sejumlah daerah rawan serta peninjauan perlintasan sebidang (JPL) ekstra di wilayah kerjanya pada Selasa (23/12/2025).

Langkah preventif ini dilakukan untuk memitigasi potensi gangguan perjalanan kereta api, terutama saat puncak arus Nataru. Pemantauan difokuskan pada JPL 123 KM 153+6/7 dan JPL 122 KM 1/2 di petak jalan Caruban–Babadan. Selain itu, Ali Afandi juga meninjau daerah rawan tanah longsor di KM 135+2/6 antara Bagor–Saradan, serta daerah rawan amblesan pada KM 158+0 s.d. KM 160+0 antara Babadan–Madiun.

Dalam kesempatan tersebut, VP Ali Afandi juga melaksanakan kegiatan Tilik Lintas pada lintas Stasiun Talun–Sumbergempol. Kegiatan ini turut diikuti oleh Quality Control Operasi, Quality Control Jalan dan Jembatan, Quality Control Sintelis Daop 7, serta Tim Safety Inspector.

Tilik Lintas diawali dari Stasiun Talun dengan pemeriksaan menyeluruh kondisi emplasemen, fasilitas pelayanan pelanggan, ruang PPKA, serta perlintasan sebidang. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Garum, Stasiun Rejotangan, dan berakhir di Stasiun Sumbergempol.

  Panpel Pastikan Laga Persik Kediri Kontra Persib Bandung di Stadion Brawijaya, Tanpa Suporter Tamu

Ali Afandi turut memberikan arahan langsung kepada petugas yang sedang berdinas. Ia juga melaksanakan simulasi Tunjuk Sebut Jalur sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan kerja di lingkungan KAI Daop 7 Madiun.

“Keselamatan merupakan prioritas utama. Seluruh petugas diharapkan lebih waspada, peduli, dan aktif mengkomunikasikan potensi bahaya sekecil apa pun yang dapat mengganggu perjalanan kereta api. Di saat yang sama, pelayanan kepada pelanggan harus terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kesehatan serta menerapkan budaya 5R di lingkungan kerja,” tegas Ali Afandi, Selasa (23/12/2025).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menambahkan bahwa rangkaian pemantauan dan Tilik Lintas ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan andal.

“Melalui langkah-langkah preventif ini, KAI Daop 7 Madiun terus memperkuat kesiapan operasional demi mendukung kelancaran Angkutan Nataru, sejalan dengan semangat Semakin Melayani,” ujar Tohari.

KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan tertinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan selama periode Natal dan Tahun Baru.

50% LikesVS
50% Dislikes