Sebanyak 255 unit rumah di dua dusun, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terendam banjir luapan Kali Pacal pada Rabu (4/2) malam. Ketinggian genangan air bercampur lumpur mencapai 50 sentimeter, merendam permukiman warga dan fasilitas umum selama lima jam.
Luapan Kali Pacal dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi dan berlangsung lama di wilayah Kecamatan Gondang pada Rabu petang. Kondisi ini menyebabkan lonjakan debit air pada anak sungai dan Kali Pacal, mulai dari hulu di Dusun Sukun, Desa Sambongrejo, hingga hilir di Dusun Gondang.
Di Dusun Gondang, banjir menggenangi 233 rumah warga yang tersebar di RT 1 hingga RT 4, serta RT 5 hingga RT 8 dan RT 11. Sementara itu, di Dusun Tikung, 22 unit rumah turut terendam. Selain rumah warga, banjir juga merendam jalan poros kecamatan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 50 cm, jalan lingkungan, serta beberapa fasilitas umum seperti puskesmas, masjid, dan gedung serbaguna.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, mengonfirmasi bahwa banjir tersebut merupakan akibat luapan Kali Pacal. “Iya, banjir ini akibat luapan Kali Pacal,” ujar Ristony pada Kamis (5/2) siang.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejak Kamis (5/2) pagi, warga bersama personel BPBD dan aparat terkait telah bahu-membahu membersihkan material lumpur sisa banjir. Personel BPBD juga telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan menyerahkan bantuan berupa 15 paket sembako kepada warga terdampak.
Ristony menambahkan, air luapan yang menggenangi rumah dan jalan diperkirakan telah surut total pada Kamis (5/2) pukul 21.00 WIB. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian materiel masih dalam pendataan,” pungkasnya.

