Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Sarai, melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB) selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Januari 2026. Kunjungan ini menandai babak baru penguatan hubungan kerja sama antara NTB dan Kanada, dengan fokus pada kemitraan strategis yang saling menguntungkan.
Kedatangan Menteri Randeep Sarai bersama rombongan disambut langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) NTB, Lalu Moh Faozal, di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) pada Jumat (9/1/2026). Setelah itu, rombongan dijamu makan malam di Pendopo Gubernur NTB sebagai bentuk sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi NTB.
Salah satu agenda utama kunjungan adalah pertemuan bilateral antara Pemerintah Provinsi NTB dan delegasi Kanada yang berlangsung di Bank NTB Syariah. Dalam pertemuan berdurasi sekitar satu jam tersebut, kedua belah pihak membahas penguatan kerja sama yang kini bergeser dari skema bantuan semata menjadi pola kemitraan yang setara dan berkelanjutan.
Fokus pembahasan meliputi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor kesehatan, serta perluasan akses pasar bagi produk unggulan NTB. Selain itu, peluang kolaborasi di bidang energi bersih, hilirisasi industri pangan, dan pengembangan mineral turut menjadi agenda penting dalam diskusi.
Pemerintah Provinsi NTB juga memaparkan berbagai potensi daerah di sektor pariwisata, industri pangan, pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan. NTB secara khusus menawarkan data dan peluang investasi terkait populasi ternak, suplai hasil perikanan, dan komoditas unggulan seperti jagung yang menarik perhatian Kanada.
Pemerintah Provinsi NTB berharap kunjungan Menteri Pembangunan Internasional Kanada ini dapat menjadi pintu masuk bagi terwujudnya kerja sama konkret dan program strategis antara kedua belah pihak. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi NTB sebagai mitra internasional dalam pembangunan berkelanjutan dan pengembangan ekonomi hijau.
