Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) telah menerima laporan dugaan korupsi terkait proyek peningkatan jalan Lenangguar-Lunyuk di Kabupaten Sumbawa senilai Rp19 miliar. Kabar ini mencuat di tengah antusiasme masyarakat menyambut fenomena Gerhana Bulan Total atau Blood Moon yang akan terlihat di seluruh wilayah Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kejati NTB Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Jalan

Asisten Pidana Khusus Kejati NTB, Muh Zulkifli Said, pada Selasa (3/3) di Mataram, membenarkan adanya penerimaan laporan tersebut. Laporan dugaan korupsi ini berasal dari kelompok masyarakat dan kini sedang dalam tahap pendalaman oleh pihak Kejati NTB.

Fenomena Gerhana Bulan Total dan Imbauan Kemenag

Fenomena Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 diprediksi akan menjadi salah satu peristiwa astronomi paling spektakuler tahun ini. Seluruh wilayah Nusantara, termasuk Nusa Tenggara Barat, berkesempatan mengamati Blood Moon yang diperkirakan akan menjadi topik hangat di media sosial dan komunitas astronomi.

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia turut mengimbau umat Islam untuk memanfaatkan momen spiritual ini. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengajak umat Islam melaksanakan shalat gerhana (shalat khusuf) saat peristiwa alam tersebut terjadi.

“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah SWT. Oleh karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan shalat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujar Arsad Hidayat saat dikonfirmasi dari Jakarta pada Senin (2/3).

Shalat khusuf ini dapat dilaksanakan bertepatan dengan 13 Ramadhan 1447 Hijriah, sebagai bentuk ibadah dan refleksi diri kepada Allah SWT.

sumber gambar: gesit.id