Keluarga Fernando Martín Carreras, pelatih tim Valencia Women B, menaruh harapan besar agar ia dan ketiga anaknya yang menjadi korban kapal wisata tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), segera ditemukan. Mereka berharap dapat membawa pulang keempat anggota keluarga tersebut ke Spanyol.

Dua anggota keluarga Fernando Martín, yang merupakan saudara kandung dari istrinya, Mar Martinez Ortuno, telah tiba di Labuan Bajo. Mar Martinez Ortuno dan satu anak perempuan mereka berhasil selamat dari insiden tenggelamnya kapal Pinisi Putri Sakinah pada Jumat (26/12/2025) malam.

Alvaro, salah satu anggota keluarga yang datang, mengungkapkan keprihatinannya atas hilangnya iparnya bersama ketiga anaknya yang berusia 8, 9, dan 12 tahun. Ia berharap tim pencari dapat segera menemukan mereka.

“Supaya kami bisa bawa mereka kembali ke rumah,” ujar Alvaro saat ditemui di Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo.

Keluarga juga menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah dan tim search and rescue (SAR) gabungan dalam mencari Fernando Martín dan ketiga anaknya. Mereka telah menanyakan langsung perkembangan pencarian korban.

  Laka Lena Tegaskan NTT Layak Punya Stadion Internasional, Respons Pernyataan Evan Dimas

“Kami sangat berterima kasih atas upaya pemerintah di sini untuk menemukan mereka,” tambah Alvaro, yang juga membenarkan bahwa Fernando Martín adalah pelatih Valencia FC. “Ya, benar dia pelatih dari Valencia FC,” terangnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa pihak keluarga meminta agar informasi perkembangan pencarian korban selalu disampaikan kepada mereka. Keluarga juga menyatakan kesiapan untuk dilibatkan dalam pencarian, namun Stephanus menegaskan bahwa potensi SAR yang ada sudah memadai.

“Pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena mereka juga kami jelaskan bahwa kami kerja siang malam. Kemudian, agar berkomunikasi dengan mereka untuk dapat menerima informasi,” kata Stephanus. Ia menambahkan, “Mereka juga apabila diperlukan akan memberikan bantuan, tetapi menurut pandangan SAR di sini, potensi kami sudah cukup mampu mengatasi dari kedaruratan ini.”

Insiden tenggelamnya Pinisi Putri Sakinah terjadi di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, pada Jumat (26/12/2025). Kapal tersebut tenggelam dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Sekitar 30 menit perjalanan, kapal mengalami mati mesin dan kemudian diterjang gelombang hingga tenggelam.

  Pencarian Pelatih Valencia dan Dua Anaknya Terus Berlanjut, Polisi Larang Euforia Tahun Baru di Labuan Bajo

Total terdapat 11 orang di kapal wisata tersebut, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando Martín, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata. Tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk Mar Martinez Ortuno dan satu anak perempuannya.

Empat orang yang hingga kini belum ditemukan adalah Fernando Martín Carreras dan ketiga anaknya, yakni Martines Ortuno Maria Lia, Martin Garcia Mateo, dan Martinez Ortuno Enriquejavier. Sementara itu, kru kapal yang selamat meliputi Lukman (Kapten), Muhamad Rifai, Muhamad Alif Latifa, dan Rahimullah. Pemandu wisata yang berhasil dievakuasi adalah Valdus.

50% LikesVS
50% Dislikes