Prestasi membanggakan datang dari Syahila Khayrun Najati, gadis belia berusia 12 tahun asal Desa Kebuntatar Kelayu Utara Selong, Kabupaten Lombok Timur. Putri dari pasangan Fujiana Lestari dan Sahrul Irfan ini berhasil meraih juara pertama atau Winner Little Miss Bintang Anak NTB 2026.

Kompetisi bakat anak tersebut diselenggarakan oleh AMI Entertainment pada Minggu, 25 Januari 2026, dan diikuti oleh 59 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat.

Perjalanan Syahila di Dunia Modeling

Menurut Fujiana Lestari, ibunda Syahila, keikutsertaan putrinya dalam ajang ini awalnya bertujuan untuk menambah pengalaman. Ia mengungkapkan bahwa ketertarikan Syahila terhadap dunia fashion sudah terlihat sejak usia dini.

“Syahila sejak kecil sudah suka fashion, bahkan saat TK dia (Syahila) pernah dapat juara 3,” ucap Fujiana Lestari saat dikonfirmasi pada Selasa, 3 Februari 2026.

Sebagai bentuk dukungan penuh, orang tua Syahila kemudian mendaftarkannya ke kelas modeling sejak awal tahun 2025. Sepanjang tahun tersebut, Syahila, yang merupakan siswi aktif SDN 3 Sandubaya Lombok Timur, aktif mengikuti berbagai kegiatan fashion show, catwalk, dan kompetisi serupa. Ia kerap kali keluar sebagai juara, dengan total 25 perlombaan yang telah diikutinya hingga saat ini.

  Gubernur NTB Sanjung M Zian Fahrezi, Qori Cilik Asal Bima Juara MTQ Internasional di Irak

Syahila, anak pertama dari empat bersaudara ini, sering tampil memukau dengan desain kostum yang dirancang khusus oleh sang ibu. Penampilannya selalu berhasil menyita perhatian dewan juri dan penonton di setiap lomba.

“Saya sendiri yang design, saya liat dari beberapa refrensi kemudian saya design sendiri. Tapi yang jahit tukang jahit,” kata Fujiana Lestari.

Sementara itu, Syahila sendiri mengaku tidak menyangka bisa meraih juara satu, mengingat banyaknya peserta lain yang tampil lebih memukau. Namun, berbekal doa dari orang-orang terdekatnya, Syahila tetap optimis.

Ia menilai ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kepercayaan diri tampil di depan umum, tetapi juga mengasah kemampuan public speaking dan attitude sejak dini.

“Tentunya dengan kegiatan ini bisa membantu saya mengenal potensi diri, disiplin, serta belajar manajemen waktu dan tanggung jawab. Tidak hanya soal penampilan, tetapi juga cara berbicara, bersikap, dan membawa diri dengan elegan,” terang Syahila.

Bagi Syahila, kalah atau menang adalah hal biasa. Yang terpenting baginya adalah berusaha memberikan penampilan terbaik. “Lomba ini menjadi wadah bagi saya untuk menyalurkan passion di dunia modeling/pageant secara positif dan profesional. Meningkatkan kualitas diri, bukan sekadar menang Tujuan utama saya, tetapi bagaimana belajar dan bertumbuh, karena proses jauh lebih berharga daripada hasil akhir,” ungkap Syahila.

  Polres Lombok Timur Ringkus Enam Tersangka Curanmor di Pringgabaya dalam Kurun 24 Jam

Sang ayah, Sahrul Irfan, mengaku terharu dan bangga atas prestasi yang diraih putrinya. Ia berharap Syahila tetap tumbuh menjadi anak yang rendah hati, terus berdoa, tidak pernah berhenti bermimpi, serta terus bekerja keras untuk mewujudkannya.

“Melihat Syahila sampai ada di titik ini membuat ayah terharu. Syahila bukan hanya berprestasi, tapi juga tumbuh jadi pribadi yang baik. Ayah selalu ada di belakangmu,” ucap Sahrul Irfan.

50% LikesVS
50% Dislikes