Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Tulungagung bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kabupaten Tulungagung, menyalurkan santunan kepada seribu anak yatim. Kegiatan ini berlangsung menjelang perayaan Idulfitri, menunjukkan kepedulian terhadap sesama.

Penyerahan santunan dilaksanakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Rabu, 11 Maret 2026 sore. Sebanyak 1.000 anak yatim dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung menjadi penerima manfaat dalam acara tersebut.

Bupati Tulungagung Tegaskan Pentingnya Kepedulian

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama. “Anak-anak ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang serta kesempatan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Gatut.

Gatut juga memberikan pesan inspiratif kepada para anak yatim yang hadir. Ia mengajak mereka untuk tidak pernah menyerah dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita. “Kalian semua adalah harapan masa depan Kabupaten Tulungagung. Tetaplah semangat belajar, rajin menuntut ilmu dan jangan pernah berhenti berdoa agar cita-cita yang kalian impikan bisa tercapai,” pesannya.

Dua Program Santunan untuk Anak Yatim

Ketua KKKS Tulungagung, Endang Gatut Sunu, menjelaskan bahwa santunan kali ini diberikan kepada 1.000 anak yatim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tulungagung. “Hari ini hadir sekitar 1.000 anak yatim dari seluruh Kabupaten Tulungagung. Kami sangat bersyukur bisa berkumpul bersama dalam kegiatan santunan ini,” terangnya.

Endang merinci, pada tahun ini terdapat dua kegiatan utama yang melibatkan anak yatim sebagai penerima manfaat. Selain santunan yang baru saja diberikan, sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan Orang Tua Asuh Sehari (Oase). Dalam program Oase, setiap anak penerima manfaat mendapatkan uang tunai sebesar Rp 200 ribu serta voucher belanja senilai Rp 300 ribu.

Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan-kegiatan semacam ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga dan meningkat. Bupati Gatut Sunu turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan solidaritas dan membantu sesama yang membutuhkan. “Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan berlipat dari Allah SWT,” pungkasnya.