DENPASAR – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna 229 untuk melaksanakan siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di seputaran perairan Selat Badung, Sanur, Pelabuhan Padangbai, hingga Nusa Penida. Patroli ini dilakukan pada Selasa (23/12) sebagai bagian dari upaya pengamanan dan pemantauan aktivitas maritim selama periode libur panjang.

KN SAR Arjuna 229 bertolak dari Pelabuhan Benoa pada pukul 08.00 Wita dengan membawa 21 personel. Tim terdiri dari 16 Anak Buah Kapal (ABK), dua rescuer, dan satu tenaga medis. Operasi pemantauan ini diawasi langsung oleh Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Selama pelayaran, tim SAR menghadapi kondisi cuaca hujan berangin dengan kecepatan angin dari arah barat mencapai 19 Km/jam. Tinggi gelombang di perairan tersebut berkisar antara 1,25 hingga 2,4 meter. Meskipun demikian, hasil pemantauan menunjukkan tidak ada peningkatan aktivitas yang signifikan di perairan.

Tim SAR melaporkan bahwa beberapa kapal pesiar terlihat sandar di Pelabuhan Benoa, sementara kapal penyeberangan berlayar keluar dari Pelabuhan Padangbai seperti biasa. Aktivitas wisata tirta di Perairan Benoa dan Sanur juga terpantau dalam kondisi normal.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama enam jam dengan jarak tempuh 50 Nautical Mile (NM) dan kecepatan rata-rata 12 knot, KN SAR Arjuna 229 kembali sandar di Pelabuhan Benoa. Seluruh personel (POB) dan kapal dilaporkan dalam kondisi baik serta siap untuk melanjutkan siaga di Posko Nataru yang berlokasi di Pelabuhan Benoa.