Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengerahkan teknologi drone untuk memantau secara intensif aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran dan keamanan selama masa libur akhir tahun yang berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa pemanfaatan drone menjadi bagian integral dari strategi pengawasan. “Pantauan dan peliputan secara langsung via drone setiap kedatangan dan keberangkatan kapal,” ujar Stephanus pada Sabtu (20/12/2025).
Selain pemantauan udara menggunakan drone, Posko Nataru juga memperkuat pengawasan melalui kamera CCTV yang terpasang di berbagai titik strategis. Kamera-kamera ini mencakup area dermaga, terminal penumpang, serta pintu masuk pelabuhan, memberikan cakupan pengawasan yang komprehensif.
Stephanus menambahkan, posko ini disiagakan di dua lokasi utama di Labuan Bajo untuk menjangkau seluruh aktivitas pelabuhan. “Posko berada di Pelabuhan Marina dan Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu,” katanya.
Selama periode Nataru, tercatat ada 13 kapal yang beroperasi di kedua pelabuhan tersebut. Kapal-kapal ini melayani rute dari berbagai operator, termasuk PT Pelni, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Dharma Lautan Utama, dan PT Timur Mila Utama. Posko juga berperan sebagai pusat informasi bagi masyarakat dan operator kapal. “Posko menyediakan informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal,” tutup Stephanus.
