Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Dompu, Nusa Tenggara Barat, menggelar panen raya serentak bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di seluruh Indonesia pada Kamis, 15 Januari 2026. Seluruh hasil panen dari kegiatan ini didonasikan untuk membantu masyarakat di daerah yang terdampak bencana.

Kepala Lapas Kelas II B Dompu, Arya Galung, memimpin langsung panen raya sayuran dan ternak yang dikelola oleh Warga Binaan Lapas (WBL). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolsek Woja, Kepala Desa Nowa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas desa setempat.

Dukungan Kemanusiaan dan Ketahanan Pangan

Arya Galung menjelaskan bahwa panen raya di Lapas Dompu merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Hasil panen, termasuk sebagian dari penjualan produk serta sumbangan internal dan berbagai pihak, dialokasikan sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan.

“Hasil panen hari ini, termasuk sebagian hasil penjualan produk dan sumbangan internal dan berbagai pihak, dialokasikan sepenuhnya untuk disalurkan ke wilayah yang membutuhkan bantuan kemanusiaan di wilayah bencana,” kata Arya Galung kepada ANTARA, Kamis.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan nyata jajaran pemasyarakatan terhadap gerakan ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden dan diarahkan oleh kementerian terkait.

“Kegiatan ini bukan hanya sekali saja, melainkan rutin yang dilakukan seluruh lembaga di bawah naungan Kemenimipas se-Indonesia untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain panen yang dilaksanakan saat ini, Lapas Dompu juga telah merencanakan panen raya jagung secara serentak pada April hingga Mei mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari keberlanjutan program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kita akan terus melanjutkan langkah ini untuk memperkuat upaya ketahanan pangan sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Mekanisme Penyaluran Bantuan

Arya menegaskan bahwa khusus untuk Lapas Kelas II B Dompu, seluruh hasil panen hari ini akan dialirkan sepenuhnya kepada daerah-daerah yang terdampak bencana. Proses penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenimipas.

“Proses penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenimipas yang selanjutnya diteruskan ke pusat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenimipas berharap lembaga pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kepedulian sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.

  Kepala BPBD NTB: Banjir Lombok Barat Akibatkan Jembatan Ambruk dan Ganggu Akses Warga

Kegiatan panen raya serentak ini dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, didampingi Inspektur Jenderal Kemenimipas Yan Sultra, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, serta Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi. Acara ini diikuti secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenimipas di berbagai daerah, termasuk di wilayah Lombok dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

50% LikesVS
50% Dislikes