Suara ledakan keras mengejutkan warga di sekitar Jalan Sunu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (18/12) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.39 WITA ini berasal dari dapur Warkop Basto.id. Awalnya sempat diduga sebagai peristiwa teror, namun tim gabungan kepolisian dengan cepat memastikan bahwa ledakan dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji 3 kg.
Meskipun menyebabkan kerusakan signifikan pada plafon dan atap bangunan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kronologi dan Respons Cepat Aparat
Pemilik warkop, Rachman (42), menceritakan detik-detik mencekam saat ledakan terjadi. Ia yang baru saja menyelesaikan ibadah salat di lantai dua, dikejutkan oleh suara dentuman dahsyat dari arah dapur saat hendak turun ke lantai dasar.
“Getarannya terasa sangat kuat, sudah seperti gempa bumi. Saya bersama dua pengunjung yang ada saat itu langsung lari keluar untuk menyelamatkan diri,” tutur Rachman kepada petugas.
Aparat kepolisian menunjukkan respons cepat dengan tiba di lokasi hanya delapan menit setelah kejadian. Mengingat kerasnya dentuman, Polrestabes Makassar tidak mau berspekulasi dan langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Sat Intelkam, Jatanras, INAFIS, hingga unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel.
Penyebab dan Imbauan Pencegahan
Kapolsek Tallo, Komisaris Syamsuardi, menegaskan bahwa sterilisasi lokasi dilakukan untuk memastikan keamanan warga sekitar. “Tim Jibom sudah melakukan penyisiran menyeluruh. Hasil penyelidikan sementara menyimpulkan bahwa ledakan murni akibat akumulasi gas dari tabung elpiji 3 kg yang bocor di ruangan tertutup. Tim Gegana tidak menemukan adanya unsur bahan peledak lain di TKP,” jelas Syamsuardi.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menyimpulkan penyebab ledakan adalah kebocoran gas elpiji 3 kg yang memenuhi ruangan dapur yang minim ventilasi. Dampak kerusakan berat terjadi pada bagian atap dan plafon bangunan dapur. Lokasi dinyatakan aman dari material berbahaya lainnya setelah penyisiran unit Jibom.
Pihak kepolisian mengimbau kepada pemilik usaha kuliner dan masyarakat luas untuk rutin mengecek kondisi selang serta regulator tabung gas, terutama di ruangan dengan sirkulasi udara terbatas guna mencegah insiden serupa terulang kembali.
