Fitur dari aplikasi dompet digital DANA kembali menjadi pusat perhatian selama perayaan Imlek 2026 yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 lalu. Ribuan pengguna dilaporkan memburu tautan DANA Kaget, berharap mendapatkan dengan saldo gratis yang diklaim bisa mencapai hingga Rp355.000.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana tradisi pemberian angpao yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek telah beradaptasi dengan era digital. DANA Kaget memungkinkan pengguna untuk berbagi sejumlah uang kepada banyak penerima sekaligus melalui sebuah tautan unik, yang kemudian dapat diklaim dengan cepat oleh siapa saja yang berhasil mengaksesnya.

Popularitas DANA Kaget di Momen Imlek

Sejak beberapa tahun terakhir, DANA Kaget telah menjadi salah satu fitur favorit, terutama saat momen-momen perayaan besar seperti Imlek, Lebaran, atau Natal. Kemudahan dalam berbagi dan sensasi kejutan saat menerima saldo menjadi daya tarik utama. Pada Imlek 2026, antusiasme terlihat sangat tinggi, dengan banyak pengguna aktif mencari dan membagikan tautan di berbagai platform media sosial dan grup komunitas.

Mekanisme “siapa cepat dia dapat” seringkali diterapkan dalam DANA Kaget, menambah elemen kompetisi di antara para pemburu angpao digital. Pengirim dapat menentukan total nominal uang yang akan dibagikan serta jumlah penerima. Setelah tautan dibagikan, penerima hanya perlu mengklik tautan tersebut dan saldo akan langsung masuk ke akun DANA mereka, asalkan kuota penerima belum terpenuhi.

Tips Mengklaim dan Mengirim DANA Kaget

Bagi pengguna yang ingin berpartisipasi, baik sebagai pengirim maupun penerima, penting untuk memahami cara kerja DANA Kaget. Untuk mengirim, pengguna hanya perlu masuk ke aplikasi DANA, pilih fitur “DANA Kaget”, masukkan nominal total dan jumlah penerima, lalu pilih mode pembagian (rata atau acak). Tautan yang dihasilkan kemudian bisa dibagikan ke teman atau keluarga.

Sementara itu, bagi penerima, kecepatan menjadi kunci. Disarankan untuk selalu memperbarui aplikasi DANA ke versi terbaru dan memastikan koneksi internet stabil agar tidak ketinggalan saat ada tautan DANA Kaget yang dibagikan. Pergeseran ke angpao digital ini tidak hanya praktis tetapi juga mengurangi penggunaan uang tunai, sejalan dengan tren pembayaran nontunai yang terus berkembang di Indonesia.