Mulai Januari 2026, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma di Jember akan menikmati kemudahan dengan sistem tiket masuk terintegrasi. Kebijakan ini menetapkan tarif tunggal sebesar Rp12.500 per orang untuk akses ke kedua destinasi wisata populer tersebut.
Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi menjalin kerja sama dengan Perhutani dan Palawi Risorsis untuk mewujudkan integrasi sistem pintu masuk ini. Kolaborasi strategis ini menandai babak baru bagi pariwisata Jember, setelah melalui proses komunikasi yang intensif selama beberapa tahun.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Senin (22/12/2025), menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk jajaran Pemkab Jember, Dinas Pariwisata, dan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D). “Salah satu poin utama dalam kerja sama ini adalah penerapan tarif tiket masuk tunggal yang lebih efisien dan ekonomis bagi wisatawan,” ujar Fawait.
Dengan sistem baru ini, pengunjung tidak perlu lagi membayar tiket secara terpisah di setiap lokasi, cukup satu kali pembayaran untuk mengakses keindahan Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma.
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menjelaskan bahwa harga tiket Rp12.500 untuk dua destinasi wisata sekaligus sangat terjangkau. “Bayangkan, Rp12.500 untuk dua destinasi wisata yang punya sejarah besar Nyi Blorong dan Nyi Roro Kidul. Artinya, per tempat hanya sekitar Rp 6.000-an, ini sangat murah dibanding daerah sekitar,” tuturnya.
Kebijakan tarif terintegrasi ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 atau 2 Januari 2026.
Selain integrasi tiket, Pemerintah Kabupaten Jember juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung di kawasan wisata tersebut. Upaya ini mencakup promosi besar-besaran untuk menarik lebih banyak wisatawan, perbaikan dan penambahan lampu penerangan jalan umum menuju lokasi wisata, serta memastikan tarif parkir tetap terjangkau dan teratur.
Meskipun mengakui kemungkinan adanya kekurangan pada masa awal penerapan, Gus Fawait memastikan bahwa semua rencana sudah berjalan sesuai jalur. “Semua rencana sudah ada di jalur yang benar,” pungkasnya.









