Operasi Pasar Murah (OPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri di 13 titik wilayah mendapat sambutan antusiasme tinggi dari masyarakat. Salah satu lokasi, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, bahkan diserbu warga, mayoritas ibu-ibu, sejak pagi hari.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasaran. Di antaranya, beras premium dibanderol Rp68.000 per 5 kilogram dan beras medium Rp57.000 per 5 kilogram. Minyak goreng tersedia seharga Rp14.500 per liter, gula pasir Rp14.500 per kilogram, serta telur ayam Rp26.500 per kilogram.
Selain itu, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan cabai keriting dijual seharga Rp7.000 per kemasan.
Kepala Bidang Perdagangan dan Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Rice Oriza Nusivera, SP, MMA, menjelaskan bahwa OPM merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk merespons kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadan.
“Tujuan OPM ini untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok. Dari hasil survei memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, sehingga perlu dilakukan aksi pasar murah dan gerakan pangan murah,” ujar Rice.
Ia menambahkan, harga komoditas yang ditawarkan dalam OPM dipastikan lebih murah dari harga pasar dan akan dijaga stabil hingga pertengahan Maret. “Kami mengajak masyarakat membeli secukupnya. Insyaallah stok aman dan harga di OPM ini stabil sampai 13 Maret,” katanya.
OPM ini berlangsung mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026 dan dikhususkan bagi warga ber-KTP Kota Kediri. Pelaksanaannya melibatkan sejumlah instansi, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, PD Pasar, serta Bulog.
Fokus operasi pasar ini adalah komoditas yang mengalami kenaikan signifikan pada awal Ramadan, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan cabai.
Salah satu warga Kelurahan Burengan, Sunarti, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran operasi pasar ini. Ia merasa sangat terbantu di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
“Alhamdulillah sangat membantu. Kalau ada waktu saya sering datang ke OPM karena harganya lebih murah, apalagi sekarang harga beras, minyak, dan cabai naik turun,” ujar Sunarti.
