Pemerintah Kota Padang Panjang memilih cara berbeda dalam menyambut momentum pergantian tahun menuju 2026. Alih-alih menggelar pesta kembang api atau hiburan, kota ini menyelenggarakan Tablig Akbar, Zikir, dan Doa Bersama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat keimanan serta mengajak masyarakat memperbanyak ibadah, sekaligus menonjolkan solidaritas dan empati kebangsaan di tengah suasana bencana yang melanda.

Acara yang berlangsung di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre pada Rabu malam, 31 Desember 2025, tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Kepala Kejaksaan Negeri Adhi Setyo Prabowo, unsur Forkopimda lainnya, serta Sekretaris Daerah Kota Sonny Budaya Putra.

Tablig akbar diisi dengan ceramah oleh Syekh Zulhamdi Tuanku Kerajaan Nan Saleh. Dalam ceramahnya, Syekh Zulhamdi mengajak jemaah menjadikan pergantian tahun sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak zikir, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Wali Kota Hendri Arnis dalam sambutannya menegaskan bahwa pergantian tahun adalah waktu yang tepat untuk muhasabah dan memohon ampunan. “Pergantian tahun tidak harus disambut dengan pesta kembang api, pembakaran api unggun, ataupun hiburan semata. Akan jauh lebih bermakna jika diisi dengan perenungan, introspeksi, serta evaluasi diri atas capaian yang telah dilakukan dan rencana perbaikan ke depan,” ujar Hendri Arnis.

  PIS Salurkan 750 Jaket Keselamatan untuk Nelayan Manado, Tekankan Pentingnya Aspek Pelayaran Aman

Selain kegiatan keagamaan, acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bonus secara simbolis kepada kafilah Kota Padang Panjang yang berprestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025. Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut.

“Penyerahan bonus ini bukan semata-mata bentuk penghargaan material, melainkan ungkapan terima kasih, motivasi, serta komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang untuk terus mendukung pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan,” tutur Hendri Arnis, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan keagamaan.

50% LikesVS
50% Dislikes