Pencarian Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B sepak bola Wanita Valencia CF, beserta dua anak laki-lakinya masih belum membuahkan hasil hingga hari keenam, Rabu (31/12/2025). Mereka menjadi korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tengah upaya pencarian yang terus berlangsung, Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat mengimbau masyarakat setempat untuk merayakan malam pergantian tahun baru 2026 dengan kesederhanaan dan tanpa euforia berlebihan.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang secara tegas meminta warga untuk tidak menyalakan kembang api dan petasan, serta menghindari konvoi kendaraan bermotor. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati terhadap keluarga korban yang sedang menghadapi musibah.
“Saat kita bersuka cita menyambut tahun baru, namun banyak keluarga sedang menghadapi ujian berat akibat musibah ini. Sehingga momentum ini hendaknya dirayakan dengan kesederhanaan, doa, serta kepedulian terhadap sesama,” kata Christian pada Rabu (31/12/2025).
Tiga korban yang masih dalam pencarian adalah Fernando Martin Carreras dan dua anak laki-lakinya. Sebelumnya, satu putri Martin telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/12/2025). Sementara itu, istri dan anak bungsu Fernando Martin Carreras berhasil selamat dari insiden nahas tersebut.
Selain larangan euforia, AKBP Christian Kadang juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama perayaan tahun baru. Masyarakat diminta untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Christian menjelaskan, penggunaan knalpot tersebut dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu konflik sosial. Larangan lainnya meliputi konsumsi minuman keras dan narkoba, serta membawa senjata tajam.
Warga juga diimbau untuk bijak menggunakan media sosial, menghindari unggahan provokatif, penyebaran hoaks, maupun ajakan yang berpotensi pada perbuatan tindak pidana.
Insiden tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah menambah daftar panjang kecelakaan laut di perairan Labuan Bajo. Sepanjang tahun 2025, tercatat sudah ada tujuh insiden kapal pinisi tenggelam di wilayah tersebut.
