Petugas pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu. Barang terlarang tersebut ditemukan diselipkan dalam makanan titipan pengunjung yang ditujukan untuk salah seorang warga binaan.
Kecurigaan Petugas Ungkap Modus Penyelundupan
Kepala Lapas Kelas IIB Ketapang, Jonson Manurung, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari kejelian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Gerry Tri Aryadi. Gerry mencurigai perilaku seorang pengunjung perempuan saat hendak memasuki Blok B lapas.
“Petugas mencermati gerak-gerik pengunjung yang dinilai tidak wajar. Dari situ dilakukan pengawasan lanjutan serta pemeriksaan lebih mendalam terhadap barang bawaan,” ujar Jonson di Ketapang, Kamis (25/12/2025).
Hasil pemeriksaan mendalam menunjukkan adanya satu paket plastik putih berisi serbuk yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut ditemukan tersembunyi di dalam nasi bungkus yang dibawa sebagai titipan.
Koordinasi dengan Kepolisian dan Komitmen Bebas Narkoba
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Lapas Ketapang segera berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Ketapang untuk proses hukum lebih lanjut.
Jonson Manurung menegaskan komitmen Lapas Ketapang dalam memberantas peredaran narkoba. “Begitu laporan kami terima, kami segera berkoordinasi dengan Polres Ketapang agar kasus ini diproses sesuai hukum. Lapas Ketapang berkomitmen penuh menciptakan lingkungan bebas narkoba,” tegasnya.
Ia menambahkan, penggagalan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lapas, sekaligus memastikan program pembinaan warga binaan dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan. Keberhasilan ini juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin keenam yang fokus pada pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di lapas dan rumah tahanan.
Apresiasi dari Kanwil Ditjenpas Kalimantan Barat
Atas keberhasilan tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat memberikan apresiasi kepada jajaran Lapas Ketapang. Kepala Kanwil Ditjenpas Kalbar, Jayana, menilai keberhasilan ini mencerminkan profesionalisme dan integritas petugas pemasyarakatan.
“Saya mengapresiasi kejelian petugas yang mampu membaca indikasi mencurigakan. Pengamanan perlu terus ditingkatkan, terlebih menjelang Natal dan Tahun Baru, agar situasi lapas tetap aman dan kondusif,” ujar Jayana.
Ke depan, Lapas Kelas IIB Ketapang akan terus memperketat pengawasan, meningkatkan ketelitian pemeriksaan pengunjung dan barang titipan, serta memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.









