PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2025. General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, turun langsung melakukan pemantauan di sejumlah gereja di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat, 26 Desember 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menjaga sistem kelistrikan tetap optimal di momen keagamaan dengan tingkat kebutuhan listrik yang tinggi. Sri Heny Purwanti melakukan check point pengamanan kelistrikan di Gereja St. Maria Immaculata, Gereja Immanuel, dan GBI Rock Mataram.
Di Gereja Immanuel Mataram, Pendeta Miss Pelletimu Sono Bogar menyambut kehadiran GM PLN UIW NTB dan menyampaikan apresiasi atas kesiapan layanan. “Kami mengapresiasi PLN yang terus setia memberikan cahaya bagi umat dalam merayakan Natal. Terima kasih atas pelayanan dan kesiapan kelistrikan yang sangat baik. Semoga PLN senantiasa menyinari masyarakat, sebagaimana cahaya yang menjadi makna sejati Natal,” ujar Pendeta Miss Pelletimu Sono Bogar.
Menanggapi hal tersebut, Sri Heny Purwanti menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang prima, khususnya di lokasi strategis dan pusat kegiatan ibadah. “Natal adalah momen sakral yang membutuhkan suasana aman dan khidmat. PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan siap beroperasi optimal agar umat dapat beribadah dengan tenang,” katanya.
PLN Siagakan Ribuan Personel dan Puluhan Posko
Untuk mendukung pengamanan kelistrikan Natal 2025, PLN UIW NTB mengerahkan total 877 personel internal. Mereka didukung oleh 1.112 personel Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja yang disiagakan penuh di seluruh wilayah kerja. Sebanyak 37 gereja telah ditetapkan sebagai lokasi prioritas pengamanan kelistrikan guna memastikan ibadah berlangsung tanpa gangguan.
Selain kesiapan sumber daya manusia, PLN UIW NTB juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung. Sebanyak 20 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 22 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 29 unit genset telah ditempatkan di titik-titik strategis. Kesiapan ini diperkuat dengan dukungan 326 unit kendaraan operasional serta material cadang gangguan yang tersedia dalam jumlah cukup untuk penanganan cepat apabila terjadi gangguan.
Secara keseluruhan, PLN UIW NTB mengoperasikan 36 posko siaga keandalan yang tersebar di seluruh Nusa Tenggara Barat. Posko-posko tersebut terdiri dari 8 posko pembangkit, 5 posko transmisi, 1 posko pengatur beban, 1 posko pengatur distribusi, 20 posko distribusi, serta 1 posko Icon+. Seluruh posko beroperasi 24 jam dan terintegrasi dengan sistem pemantauan kelistrikan secara real time.
“Kami tidak hanya memastikan listrik menyala, tetapi juga memastikan pelayanan berjalan cepat, responsif, dan humanis. Ini adalah wujud kehadiran PLN yang terus siaga melayani masyarakat,” pungkas Sri Heny, berharap perayaan Natal 2025 di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian.
