Sejumlah perkembangan penting mewarnai dinamika Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kepolisian Daerah NTB tengah memeriksa Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba. Di sisi lain, Kejaksaan Negeri Bima mengusut dugaan korupsi dana pokok pikiran (Pokir) DPRD Bima senilai Rp60 miliar, sementara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memastikan penutupan total tambang-tambang ilegal di wilayahnya.
Polda NTB Periksa Kasat Narkoba Polres Bima Kota
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) tengah melakukan pemeriksaan terhadap Ajun Komisaris Polisi (AKP) Malaungi, Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Bima Kota. Pemeriksaan ini menyusul dugaan keterlibatan AKP Malaungi dalam jaringan peredaran narkoba.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Muhammad Kholid, membenarkan informasi tersebut. “Masih dalam pemeriksaan Ditresnarkoba (Direktorat Reserse Narkoba) ya,” ujar Kombes Pol Kholid melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp di Mataram, Kamis (5/2).
Kejari Bima Usut Dugaan Korupsi Dana Pokir DPRD Rp60 Miliar
Di Bima, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima, NTB, tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana pokok pikiran (Pokir) DPRD Bima tahun anggaran 2025. Anggaran yang diduga diselewengkan dalam kasus ini mencapai Rp60 miliar.
Hingga saat ini, lima saksi telah diperiksa dalam tahap penyelidikan. Kepala Seksi Intelijen Kejari Bima, Virdis Firmanillah Putra Yuniar, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih terus berjalan. “pemeriksaan lima saksi ini masih berjalan di tahap penyelidikan,” kata Virdis melalui sambungan telepon, Kamis (5/2).
Tambang Ilegal Lombok Tengah Ditutup Total
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, NTB, mengambil langkah tegas terhadap aktivitas penambangan ilegal di wilayahnya. Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, memastikan bahwa sejumlah tambang ilegal yang beroperasi telah ditutup total.
“Kan sudah di utup,” tegas Bupati Lalu Pathul Bahri di Mataram, Rabu (4/2). Salah satu lokasi tambang emas ilegal yang telah ditutup berada di Gunung Kongbawi, Dusun Belenje, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya.
ITDC dan Angkasa Pura Support Perluas Serapan Tenaga Lokal di Mandalika
Komitmen untuk memperluas penyerapan tenaga kerja lokal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, NTB, terus diperkuat. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Angkasa Pura Support (APS).
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis. “Ini juga sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan dan kesiapan operasional The Mandalika, sebagai destinasi sportainment bertaraf internasional,” kata Troy di Lombok Tengah, Kamis (5/2).
Program Makan Bergizi Gratis: 114 Dapur MBG Layani 320 Ribu Warga Lombok Tengah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah mencatat sebanyak 114 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG telah beroperasi hingga Januari 2026.
Dapur-dapur ini melayani sekitar 320 ribu warga di 12 kecamatan di Lombok Tengah. Ketua Sekretariat Satgas MBG Lombok Tengah, Lalu Setiawan, menjelaskan, “Dapur MBG yang telah beroperasi itu sebanyak 114 titik di 12 kecamatan di Lombok Tengah,” ujarnya di Lombok Tengah, Kamis (5/2).
Harga Emas Antam Turun
Di pasar komoditas, harga emas Antam terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia di Jakarta, Kamis (5/2) pukul 08.57 WIB, harga emas Antam turun Rp17.000, dari semula Rp2.973.000 menjadi Rp2.956.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam tercatat Rp2.720.000 per gram.

