PT Vale Indonesia Tbk sukses menggelar panen bersama program demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, pada 8 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta agenda pembangunan berkelanjutan di wilayah operasi.
Program panen ini merupakan kelanjutan dari penanaman perdana yang telah dilaksanakan pada November 2025 di tiga desa binaan PT Vale, yaitu Desa Puubunga dan Desa Pubenua di Kecamatan Baula, serta Desa Lemedai di Kecamatan Tanggetada.
Komitmen Keberlanjutan dan Ketahanan Pangan
CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa program demplot padi berkelanjutan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun keberlanjutan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekitar.
“Bagi PT Vale, keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana kami menambang secara bertanggung jawab, tetapi juga bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi kami. Program demplot padi berkelanjutan ini merupakan bagian dari pendekatan holistik kami untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menghadirkan inovasi pertanian yang adaptif dan ramah lingkungan,” ujar Bernardus.
Program ini mengintegrasikan riset dan teknologi budidaya padi berkelanjutan yang adaptif terhadap kondisi agroklimat lokal. Kolaborasi erat terjalin antara PT Vale, Pemerintah Kabupaten Kolaka, kelompok tani, serta lembaga riset pertanian untuk mencapai tujuan tersebut.
Head External Relation Growth PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, menambahkan bahwa pendekatan ini merupakan strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang lebih tangguh.
“Kami melihat pertanian berkelanjutan sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, PT Vale tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas, tetapi juga mentransfer pengetahuan, teknologi, dan praktik pertanian yang lebih efisien serta ramah lingkungan kepada para petani,” jelas Endra.
Hasil Panen dan Dukungan Pemerintah
Demplot padi berkelanjutan ini dikembangkan di lahan seluas 36 are. Lahan tersebut terbagi menjadi 10 are untuk budidaya organik dan 26 are untuk budidaya konvensional, dengan menanam berbagai varietas padi unggul seperti PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu.
Hasil panen menunjukkan perkembangan yang positif. Pada lahan organik varietas Trisakti seluas 10 are, hasil panen mencapai 6,9 ton. Sementara itu, lahan konvensional seluas 26 are menghasilkan sekitar 15 ton dari enam varietas yang diuji.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, Akbar, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan PT Vale dalam penguatan ketahanan pangan di daerahnya.
“Sinergi pemerintah dan perusahaan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ketahanan pangan, PT Vale salah satu perusahaan yang turut dalam program tersebut, tentunya apresiasi tinggi diberikan dan diharapkan perusahaan lain dapat mengikutinya khususnya di sektor pertambangan, perusahaan ini tidak hanya memikirkan bagaimana mengelola sumber daya alam tapi juga memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitarnya,” ungkap Akbar.
Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale di sektor pertanian telah berjalan sejak tahun 2021. Hingga Oktober 2025, program ini telah melibatkan 55 petani, termasuk 9 petani perempuan, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal secara inklusif.
