Puluhan pemuda di Kabupaten Tulungagung mengikuti Soekarno Leadership Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan setempat. Kegiatan ini berlangsung di Taman Cakra Surya, Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, pada Sabtu (27/12/2025).
Inisiatif DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini merupakan upaya strategis untuk mendekatkan diri kepada kelompok muda Generasi Z. Mereka dinilai sebagai salah satu elemen bonus demografi yang krusial bagi kemajuan bangsa di masa depan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta. Menurutnya, Soekarno Leadership Camp adalah langkah partai untuk merekontekstualisasi gagasan-gagasan Soekarno dalam konteks kekinian.
Para peserta diajak untuk memahami persoalan bangsa ke depan dan mampu menjawab tantangan guna mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian. “Peran generasi muda Indonesia tentunya tidak boleh ditinggalkan dalam menjawab tantangan saat ini dan masa depan bangsa,” ujar Erma pada Sabtu (27/12/2025).
Erma juga menyoroti salah satu permasalahan yang kerap dialami Generasi Z, yaitu sikap antipati terhadap politik dan partai politik. Hasil diskusi menunjukkan banyak anak muda yang kurang menyukai dinamika politik saat ini.
Melalui Soekarno Leadership Camp, mereka diharapkan dapat lebih mengenal dunia politik dan tantangan yang akan dihadapi. Langkah ini sekaligus menjadi upaya PDI Perjuangan untuk menjadi jawaban dan mendekat kepada Generasi Z. “Kita juga ada program Ruang Muda dimana bisa dijadikan tempat berdiskusi atau kegiatan lainnya, harapannya mereka nanti bisa memanfaatkan program tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Aryo Seno Bagaskoro, salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi. Mantan Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) pasangan Ganjar-Mahfud MD pada Pemilihan Presiden lalu ini menilai bahwa banyak keresahan Generasi Z yang perlu ditangkap dan dipahami oleh partai politik.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu jembatan untuk menangkap dan memahami keresahan tersebut. “Hari ini ekpresi poltik Gen Z itu hanya berbeda cashing dari generasi sebelumnya, mereka punya keresahan tersendiri yang biasanya berangkat dari isu dasar, dan ini adalah upaya untuk menjembatani komunikasi yang cukup bagus,” pungkas Aryo Seno.
