Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menurunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk melakukan kajian mendalam terhadap fenomena sinkhole yang muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Tim ini tiba di lokasi pada Kamis, 8 Januari 2026, didampingi oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ardiman serta anggota DPRD M. Fajar Rillah Vesky.

Kedatangan tim Badan Geologi, yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana, disambut oleh sejumlah pejabat setempat. Mereka antara lain Camat Situjuah Limo Nagari IL Yandri, Kapolsek AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Emil Nofri Ihsan, dan Kepala Jorong Tepi Salmi.

Fokus Kajian Cepat dan Peringatan Ahli

Taufik Wirabuana menjelaskan tujuan kedatangan timnya. “Kami baru datang, agenda kami fokus pengambilan data dan pemeriksaan data terhadp fenomena sinkhole di sini,” kata Taufik. Ia menambahkan bahwa kajian akan berlangsung selama dua hari, dari Sabtu hingga Minggu, 10-11 Januari 2026.

  Menyingkap Sosok Dedi Mulyadi: Perjalanan Politik, Keyakinan Islam, dan Dedikasi pada Budaya Sunda

Taufik menegaskan bahwa kajian ini bersifat cepat untuk memahami fenomena yang terjadi. “Rencananya, Sabtu sampai Minggu. Kita di sini belum all-out. Kita hanya fokus pada kajian cepat, pemeriksaan untuk menjawab fenomena apa sebenarnya. Melihat fenomena tanahnya seperti apa, airnya seperti apa. Kondisi sinkhole di sini, tentu berbeda dengan di Jawa,” jelasnya.

Menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai air dari sinkhole yang disebut-sebut memiliki khasiat obat, Taufik Wirabuana memberikan peringatan keras kepada masyarakat. “Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembhhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya,” tegas Taufik.

Apresiasi dari DPRD Limapuluh Kota

Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat mereka terhadap surat permohonan dari Pemerintah Daerah Limapuluh Kota, camat, dan pemerintah nagari untuk menurunkan tim ahli.

  Banjir Bandang Terjang Objek Wisata Guci Tegal, Pipa Air Bersih dan Panas Rusak Parah

Fajar berharap kajian teknis dari Badan Geologi dapat menjawab berbagai spekulasi liar dan meredakan kecemasan warga. “Semoga dengan kedatangan tim dan kajian teknis dari Badan Geologi, bisa menjawab berbagi spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole ini. Kajian dari Badan Geologi, tentu akan menjadi acuan bagi pemda, dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif. Mewakili masyarakat, kita berterimakasih kepada Pak Bahlil, dan Plt Kaban Geologi, Ibu Lana Saria yang quick respons,” ujar Fajar Rillah Vesky.

50% LikesVS
50% Dislikes