Puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, mendatangi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Minggu, 21 Desember 2025. Aksi ini dipicu oleh keterlambatan penerimaan makanan bergizi yang seharusnya dibagikan pada jam yang sama setiap harinya.

Mitra MBG Ketapang Raya, Ardan Fahriza S.M., membenarkan kedatangan para siswa tersebut. “Kebetulan sekolahnya dekat dengan dapur MBG itu, jarak nya sekitar 30 meter. Sehingga kami suruh datang langsung ke dapur,” kata Ardan.

Ardan menjelaskan, keterlambatan distribusi menu MBG disebabkan oleh kebocoran instalasi gas di dapur. Kondisi gas yang sudah berbau membuat pihak dapur tidak berani mengoperasikan peralatan masak, sehingga proses memasak salah satu menu, yakni telur, menjadi terganggu.

“Kami pergi ke dapur lain untuk masak telurnya, sehingga itu yang buat lama,” tuturnya.

Ia menambahkan, insiden ini bertepatan dengan hari Sabtu, ketika siswa-siswi baru saja selesai pembagian rapor di sekolah. “Mereka tidak sabar menantikan MBG yang datang, karena mereka pulang cepat. Hanya pembagian raport, tapi agar kompak dan tidak ada ribut-ribut. Kemarin kami langsung distribusikan ke sekolahnya biar tertib,” pungkas Ardan.

50% LikesVS
50% Dislikes
  Kemenko PM Gelar Retreat SPPG Inspiradaya di Bekasi, Perkuat Replikasi Ekosistem Pemberdayaan Berbasis Gizi