Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Lombok Barat resmi menambah dua unit mobil pemadam kebakaran baru senilai Rp 3,2 miliar. Pembelian ini meningkatkan total armada Disdamkar Lombok Barat menjadi tujuh unit, setelah satu dekade tidak melakukan pengadaan.
Kepala Disdamkar Lombok Barat, Suherman, mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi pengadaan ini. “Alhamdulillah bisa terealisasi tahun ini. Sudah 10 tahun kami tidak pernah membeli armada baru,” ujar Suherman pada Rabu (17/12/2025).
Suherman menjelaskan, ketujuh armada yang dimiliki saat ini telah memenuhi standar kebutuhan di Lombok Barat. Standar tersebut dihitung berdasarkan rasio penduduk yang mencapai 700 ribu jiwa, di mana setiap 100 ribu penduduk idealnya memiliki satu armada pemadam kebakaran.
“Jadi setiap 100 ribu penduduk itu harus ada satu armada. Oleh karenanya saat ini kita sudah memenuhi standar,” imbuhnya.
Meski demikian, Suherman menyatakan bahwa penambahan armada masih diperlukan pada tahun 2026. Hal ini mengacu pada aturan terbaru yang menyebutkan bahwa jumlah armada damkar harus setara dengan jumlah kecamatan di masing-masing daerah.
Lombok Barat memiliki 10 kecamatan, sehingga Disdamkar masih membutuhkan tiga armada tambahan untuk memenuhi standar tersebut. “Kalau mengikuti edaran baru, maka satu kecamatan harus difasilitasi satu armada. Jumlah kecamatan di Lombok Barat kan 10, berarti kami butuh tinggal tiga armada,” jelas Suherman.
Menanggapi penambahan ini, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), berharap dua armada baru tersebut dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap insiden kebakaran. “Saya lebih baik pendekatannya pada melengkapi perlengkapan mereka, baru kami berharap responsif. Mudah-mudahan tahun depan bisa kami tambah tinggal dua untuk daerah utara,” pungkasnya.
